kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bukaka andalkan garbarata untuk ekspor


Rabu, 09 Agustus 2017 / 18:37 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bukaka Teknika Utama (BUKK) tercatat sudah memproduksi sekitar 760.000 unit passenger boarding bridge atau garbarata sampai saat ini. Mayoritas produk ini diekspor ke luar negeri. 

"Sebanyak 60% itu ekspor," kata Septiastuti Hapsari, Direktur Unit Bisnis Tower dan Galvanized Manufacture BUKK dalam paparan publik di BEI, Rabu (9/8).

Yang terbaru di tahun ini, BUKK telah mengantongi proyek pengadaan garbarata di Haneda III, Jepang dengan nilai proyek Rp 30,5 miliar. Sedang di dalam negeri ada pemasangan garbarata di Bandar Udara Raden Intan II, Lampung senilai Rp 12,5 miliar.

Sedangkan untuk proyek steel tower, proyek BUKK masih didominasi oleh tower transmisi. "Hampir 85% dari kapasitas produksi tower kami itu untuk tower transmisi PLN, sisanya tower telekomunikasi," ungkap Septiastuti.

Kapasitas produksi BUKK untuk steel tower mencapai 60.000 ton per tahun. Septiastuti mengaku, untuk proyek transmisi saja perseroan sudah mengantongi Rp 1,4 triliun sampai saat ini.

Boleh dibilang, proyek PLN menjadi andalan bagi pendapatan perusahaan. "PLN masih punya proyek sampai 2019, masih banyak proyek dari jaringan transmisi ini," kata Septiastuti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×