CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Bulog belanja Rp 58 miliar untuk bangun 28 gudang


Rabu, 05 September 2012 / 13:51 WIB
ILUSTRASI. Setop pakai very, ganti dengan kata-kata ini biar Bahasa Inggrismu lebih fancy. REUTERS/Stefan Wermuth


Reporter: Nur Ramdhansyah A | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) telah menghabiskan belanja senilai Rp 58 miliar untuk membangun 28 unit gudang baru.

"Penambahan gudang baru itu tersebar di wilayah Jawa dan wilayah pantai Selatan," kata Direktur Utama Bulog, Soetarto Ali Moeso di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Rabu (5/9).

Bulog mengaku fokus untuk membangun gudang di wilayah pantai selatan Jawa karena di wilayah itu masih banyak daerah tertinggal. "Pengembangan daerah tertinggal penting untuk meningkatkan perekonomian dari beras," ujarnya.

Selain membangun gudang baru, Bulog juga akan merenovasi gudang yang sudah ada. Contohnya gudang beras Bulog yang ada di Malingping, Banten Selatan. "Nantinya gudang itu mempunyai kapasitas 1000 ton. Investasinya Rp 2 miliar," kata Soetarto.

Seperti diketahui, Bulog saat ini membutuhkan tambahan infrastruktur dalam bentuk gudang untuk menyimpan bahan pangan seperti beras dan kedelai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×