kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.990   -23,00   -0,13%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bulog: Stok Cadangan Beras Pemerintah Tinggal 282.000 ton


Jumat, 17 Maret 2023 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (kiri) bersama Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi (kanan) saat meninjau di gudang beras Food Station, Cipinang, Jakarta, Jumat (3/2/2023). Stok Cadangan Beras Pemerintah tinggal 282.000 ton.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Perum Bulog mengatakan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini yang ada di gundangnya tersisa 282.000 ton. 

Hal ini dikatakan Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) saat kunjungan di Pasar Kramat Jati, Jum'at (17/3). 

"Stok beras (CBP) saat ini 282.000 ton untuk kebutuhan sekarang, tapi sesuai penugasan Bulog kan sedang menyerap," kata Buwas. 

Diketahui, jumlah tersebut jauh dari ideal, dimana Bulog seharusnya menyimpan 1,2 juta ton beras setiap tahunya untuk cadangan beras pemerintah. 

Baca Juga: Sepekan Jelang Ramadan Harga Cabai dan Bawang Merangkak Naik

Namun demikian, Buwas mengatakan stok ini masih bertambah setelah Bulog menyerap beras dari panen raya. 

Untuk mempercepat penyerapan Bulog akan dibantu oleh beberapa pihak termasuk Kasad TNI. 

"Jadi Bulog dibantu Pak Arief untuk penyerapan termasuk oleh kasad dimana TNI AD punya program serap gabah untuk bantu tingkatkan CBP," kata Buwas. 

Baca Juga: Stabilkan Harga, Pemerintah Buka Keran Impor Beras 500.000 Ton Lagi

Buwas memastikan pihaknya akan menyerap gabah maupun beras petani secara maksimal. Ia pun menargetkan Bulog bisa 70% atau 1,7 juta ton dari target yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu 2,4 juta ton beras pada tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×