kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bulog tetap beli gula petani dan BUMN


Selasa, 19 September 2017 / 19:32 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pembelian gula petani oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) akan dilakukan. Hal tersebut diungkapkan Dasuki Amsir, Direktur Utama Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III. "Pembelian gula petani oleh Bulog sudah putus," ujar Dasuki pada KONTAN (19/9).

Pembelian tersebut dilakukan ketika Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 116 tahun 2017 mengenai pembebasan Pajak Penambahan Nilai (PPN) resmi dilakukan. Dasuki bilang keputusan itu sudah disepakati oleh Bulog dan asosiasi petani di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Pembelian oleh Bulog dianggap akan menjaga gula petani terserap. "Ini adalah jaminan pembelian utk gula petani dan akan mempengaruhi perbaikan harga lelang gula," jelas Dasuki.

Berdasarkan surat dari Kementerian Perdagangan (Kemdag), Bulog akan membeli gula petani seharga Rp 9.700 per kilogram (kg). Harga tersebut dinilai Andalan Petanin Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) masih di bawah biaya produksi sebesar Rp 19.600 per kg. Namun hingga kini Bulog belum memberikan tanggapan terkait pelaporan tersebut.

Sementara itu Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan belum menerima surat laporan dari APTRI. "Belum masuk meja saya," jawab Syarkawi Rauf, Ketua KPPU kepada KONTAN (17/9). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×