kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bulog tetap beli gula petani dan BUMN


Selasa, 19 September 2017 / 19:32 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pembelian gula petani oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) akan dilakukan. Hal tersebut diungkapkan Dasuki Amsir, Direktur Utama Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III. "Pembelian gula petani oleh Bulog sudah putus," ujar Dasuki pada KONTAN (19/9).

Pembelian tersebut dilakukan ketika Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 116 tahun 2017 mengenai pembebasan Pajak Penambahan Nilai (PPN) resmi dilakukan. Dasuki bilang keputusan itu sudah disepakati oleh Bulog dan asosiasi petani di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Pembelian oleh Bulog dianggap akan menjaga gula petani terserap. "Ini adalah jaminan pembelian utk gula petani dan akan mempengaruhi perbaikan harga lelang gula," jelas Dasuki.

Berdasarkan surat dari Kementerian Perdagangan (Kemdag), Bulog akan membeli gula petani seharga Rp 9.700 per kilogram (kg). Harga tersebut dinilai Andalan Petanin Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) masih di bawah biaya produksi sebesar Rp 19.600 per kg. Namun hingga kini Bulog belum memberikan tanggapan terkait pelaporan tersebut.

Sementara itu Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan belum menerima surat laporan dari APTRI. "Belum masuk meja saya," jawab Syarkawi Rauf, Ketua KPPU kepada KONTAN (17/9). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×