kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,90   -2,03   -0.21%
  • EMAS1.142.000 0,35%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bumi Resources Minerals (BRMS) Optimalkan Temuan Cadangan Emas Baru di Poboya


Minggu, 12 November 2023 / 20:24 WIB
Bumi Resources Minerals (BRMS) Optimalkan Temuan Cadangan Emas Baru di Poboya
ILUSTRASI. Pertambangan mineral Bumi Resources Minerals BRMs. Bumi Resources Minerals (BRMS) optimalkan temuan cadangan emas baru di Poboya


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) siap mengoptimalkan temuan cadangan dan sumberdaya emas baru di Tambang Poboya, Palu, Sulawesi Tengah. 

Direktur BRMS Herwin Hidayat mengungkapkan, temuan cadangan bijih emas meningkat sebesar 38% dari sebelumnya 22,8 juta ton bijih menjadi 31,5 juta ton bijih, dengan rata-rata kadar emas sebesar 2,4 g/t.

Kondisi ini pun membuat umur produksi Tambang Poboya menjadi semakin panjang.  "Ke depannya aktivitas penambangan harus ditingkatkan demi mendapatkan bijih tersebut untuk diolah menjadi emas," kata Herwin kepada Kontan, Jumat (10/10). 

Baca Juga: Harga Jual Emas Bumi Resources Minerals (BRMS) Naik 6% Per Kuartal III-2023

Asal tahu saja, penambahan sumber daya tersebut berasal dari prospek River Reef, prospek Hill Reef 1, dan prospek baru di Watuputih yang berada di sebelah barat River Reef milik PT Citra Palu Tengah. 

Herwin melanjutkan, produksi emas BRMS selama sembilan bulan pertama, melalui anak usahanya, PT Citra Palu Minerals adalah sebesar 511 kg atau 16.437 oz. Jumlah ini terkerek sebesar 328% dari periode yang sama di tahun lalu.

 

Dalam pemberitaan Kontan, per kuartal III-2023, emiten tambang mineral ini membukukan pendapatan senilai US$ 32,74 juta.

Realisasi ini melonjak 294% dari pendapatan di periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya US$ 8,32 juta. Angka ini juga berhasil melampaui pendapatan BRMS di 2022 yang kala itu mencapai US$ 11,64 juta.

Baca Juga: Cermati Saham Net Sell dan Net Buy Terbesar Asing Saat IHSG Terkoreksi Kemarin

Dari sisi bottomline, BRMS membukukan kenaikan laba bersih hingga 65% menjadi US$ 10,6 juta dari sebelumnya hanya US$ 6,47 juta di periode yang sama tahun lalu.

Sebelumnya, Direktur Utama BRMS Agus Projosasmito mengungkapkan, pihaknya menargetkan peningkatan produksi di sisa tahun ini.

"Kami juga berharap untuk dapat meningkatkan produksi emas kami pada semester kedua di tahun 2023 dari fasilitas pemrosesan emas kedua kami yang baru selesai dibangun. Kenaikan produksi emas tersebut akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan Perusahaan di tahun 2023 ini," kata Agus dalam siaran pers, Rabu (1/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×