kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BUMN biayai proyek listrik Rp 10 triliun


Kamis, 03 April 2014 / 10:01 WIB
BUMN biayai proyek listrik Rp 10 triliun
ILUSTRASI. BPOM kembali mengumumkan dua perusahaan farmasi yang melanggar aturan cara pembuatan obat yang baik dalam obat sirup.


Reporter: Agus Triyono, Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana membangun jaringan transmisi listrik sepanjang 1.000 kilometer (km) mulai dari Palembang Sumatra Selatan, hingga Medan, Sumatra Utara.

Proyek ini untuk mengatasi krisis listrik di wilayah Sumatera. Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan mengatakan, rencana pembangunan transmisi listrik Trans Sumatera ini akan dilaksanakan lima perusahaan BUMN yang terbagi dalam 12 paket pekerjaan.

Mereka adalah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mengerjakan paket pembangunan 1 dan 2, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) mengerjakan paket 3 dan 10, PT Hutama Karya Tbk (HK) mengerjakan paket 4 dan 5, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengerjakan paket 7,8, dan 9, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengerjakan paket 6 dan 11 serta PT PLN mengerjakan paket 12.

Adapun, saat ini studi kelayakan atas proyek ini sudah selesai. Artinya proyek ini sudah layak untuk di garap.Kendati begitu, sebelum melaksanakan proyek, Kementerian BUMN dalam waktu 1,5 bulan ke depan akan melakukan survei untuk mengetahui medan pembangunan proyek.

Berikutnya pada 7 April mendatang akan ada pertemuan seluruh direktur utama sejumlah perusahaan BUMN, pemerintah daerah untuk membicarakan kelanjutan proyek ini. "Kami optimis tahun ini bisa dimulai," kata Dahlan, Rabu (2/4).

Total kebutuhan investasi yang diperlukan untuk membangun transmisi berkapasitas 500 kilovolt (Kv) ini mencapai Rp 10 triliun. Sebesar 30% berasal kas BUMN karya dan 70% sisanya akan didapat dari bank BUMN.

Selain membangun transmisi, Menko Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan pemerintah akan mempercepat pembangunan PLTU berkapasitas 200 Megawatt (MW) di Pangkalan Susu dan 300 MW di PLTU Belawan, dan menyewa beberapa pembangkit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×