kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.889   13,00   0,07%
  • IDX 6.320   52,60   0,84%
  • KOMPAS100 829   6,87   0,84%
  • LQ45 629   3,51   0,56%
  • ISSI 219   2,14   0,99%
  • IDX30 352   0,91   0,26%
  • IDXHIDIV20 428   -0,73   -0,17%
  • IDX80 95   0,77   0,82%
  • IDXV30 118   0,36   0,30%
  • IDXQ30 112   0,01   0,01%

Penumpang MRT Jakarta Naik, Ekspansi Jaringan Terus Dikebut


Rabu, 12 Agustus 2026 / 09:44 WIB
Penumpang MRT Jakarta Naik, Ekspansi Jaringan Terus Dikebut
ILUSTRASI. Penumpang PT MRT Jakarta (Dok/PT MRT Jakarta)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah penumpang PT MRT Jakarta (Perseroda) terus meningkat, sejak layanan beroperasi pada 2019. Pertumbuhan pengguna tersebut mendorong perusahaan memperluas jaringan transportasi publik.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengatakan, jumlah penumpang MRT Jakarta telah meningkat dari sekitar 70.000 menjadi 135.000 orang per hari.

“Pertama kali kita lakukan operasi 2019 mulai 70.000 penumpang per hari sampai di titik ini kita mencapai 135.000 penumpang per hari,” ujar Tuhiyat dalam acara peresmian naming right Stasiun MRT Blok A Visa, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: MRT Jakarta Kejar Investor Swasta Garap Bisnis Kawasan

Untuk mengakomodasi pertumbuhan tersebut, MRT Jakarta melanjutkan pembangunan jalur Utara-Selatan menuju Kota dan Ancol. Perusahaan juga menyiapkan jalur Timur-Barat yang menghubungkan Medan Satria dengan Tomang.

Ekspansi jaringan tersebut diarahkan untuk mendorong peralihan masyarakat, dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. MRT Jakarta juga terus berupaya menjaga kualitas operasional, untuk mempertahankan minat pengguna.

Tuhiyat mengatakan, tingkat ketepatan waktu atau on-time performance MRT Jakarta saat ini mencapai 99,9%.

“Performa yang lain adalah on time performa kita di 99,9% terlaksana. Dan ini yang kita jual memang untuk publik supaya pada saat dia menikmati perjalanan mempunyai ketepatan waktu yang sangat tepat untuk mereka,” katanya.

Perusahaan juga terus mendorong integrasi MRT dengan moda transportasi dan wilayah penyangga Jakarta. Di sisi pembayaran, MRT Jakarta telah menerapkan layanan Tap to Ride untuk mempermudah pengguna melakukan perjalanan.

Baca Juga: Freeport Indonesia Hentikan Sementara Operasional Smelter di Gresik, Ini Penyebabnya

Dengan pertumbuhan penumpang dan ekspansi jaringan, MRT Jakarta berpotensi memperbesar pasar transportasi publik, sekaligus mendorong perkembangan industri pendukung transportasi di Jabodetabek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×