kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.898   22,00   0,12%
  • IDX 6.330   62,48   1,00%
  • KOMPAS100 828   6,24   0,76%
  • LQ45 629   2,91   0,46%
  • ISSI 219   2,92   1,35%
  • IDX30 352   0,49   0,14%
  • IDXHIDIV20 427   -1,13   -0,26%
  • IDX80 95   0,69   0,73%
  • IDXV30 118   0,32   0,27%
  • IDXQ30 111   -0,13   -0,12%

Freeport Indonesia Targetkan Smelter Gresik Beroperasi Kembali di Akhir Agustus 2026


Rabu, 12 Agustus 2026 / 12:40 WIB
Freeport Indonesia Targetkan Smelter Gresik Beroperasi Kembali di Akhir Agustus 2026
ILUSTRASI. Freeport Indonesia (PTFI) telah menghentikan sementara operasional fasilitas smelter PT Smelting di Gresik sejak 8 Agustus 2026 (SETNEG/BPMI Setpres)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Freeport Indonesia (PTFI) telah menghentikan sementara operasional fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) PT Smelting di Gresik, Jawa Timur, sejak 8 Agustus 2026. 

Langkah penghentian operasional sementara ini dilakukan oleh manajemen perusahaan guna melaksanakan perbaikan pada bagian tungku pembakaran (furnace).

Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penilaian awal, proses perbaikan teknis tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga kuartal ketiga tahun 2026. Meski begitu, PTFI berupaya mengoptimalkan operasional smelter baru milik perusahaan agar dapat beroperasi kembali lebih cepat.

Baca Juga: 60.000 Perusahaan dan Institusi Baru Gunakan Layanan Privy Sepanjang Semester I-2026

"PT Freeport Indonesia menerima pemberitahuan bahwa operasional smelter PT Smelting, yang 66% sahamnya dimiliki PTFI dan 34% oleh Mitsubishi Materials Corporation, dihentikan sementara sejak 8 Agustus 2026 untuk perbaikan furnace," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (12/8/2026).

Guna meminimalkan dampak operasional, PTFI melakukan penyesuaian jadwal pengiriman serta mempercepat persiapan pengoperasian kembali smelter baru yang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan. 

Tony bilang, fasilitas pemurnian tersebut kini ditargetkan dapat beroperasi kembali pada akhir Agustus 2026 mendatang.

"PTFI menyesuaikan jadwal pengiriman dan mempercepat persiapan pengoperasian kembali smelter baru yang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan PTFI, yang ditargetkan kembali beroperasi pada akhir Agustus 2026, lebih cepat dari rencana sebelumnya pada akhir kuartal ketiga," jelasnya.

Lebih lanjut, Tony menegaskan bahwa penghentian sementara operasional smelter PT Smelting di Gresik ini tidak akan memengaruhi aktivitas produksi di tambang Grasberg, Papua.

Baca Juga: Freeport Indonesia Hentikan Sementara Operasional Smelter di Gresik, Ini Penyebabnya

"PTFI sedang mengevaluasi dampaknya terhadap waktu realisasi proyeksi penjualan yang telah disampaikan sebelumnya. Apabila terdapat dampak, hal tersebut diperkirakan hanya bersifat sementara," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×