kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.038   78,00   0,43%
  • IDX 5.231   -632,39   -10,78%
  • KOMPAS100 668   -93,48   -12,28%
  • LQ45 518   -71,92   -12,19%
  • ISSI 180   -21,59   -10,72%
  • IDX30 290   -38,92   -11,84%
  • IDXHIDIV20 375   -47,66   -11,27%
  • IDX80 77   -10,70   -12,26%
  • IDXV30 104   -12,13   -10,48%
  • IDXQ30 95   -12,66   -11,72%

Cadangan migas di bawah 10 tahun, Pertamina EP butuh temuan baru


Selasa, 04 Februari 2020 / 15:19 WIB
ILUSTRASI. Pertamina EP


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina EP (PEP) membutuhkan cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru di tengah bayang-bayang produksi yang diprediksi akan habis kurang dari 10 tahun ke depan.

Direktur Utama Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf bilang pihaknya perlu melakukan kegiatan eksplorasi demi menemukan cadangan migas baru.

Baca Juga: Perlancar investasi, pemerintah buka akses data hulu migas

"Lifetime minyak tinggal 9,7 tahun, gas 7,8 tahun. Artinya kalau kami gak menemukan cadangan baru, maka umur kita produksinya tinggal 9,7 tahun lagi," jelas Nanang dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum di DPR, Selasa (4/2).

Nanang melanjutkan, diperlukan diskusi seputar rencana eksplorasi demi menjaga produksi. Menurutnya, selama ini Pertamina EP tergolong agresif dalam melakukan eksplorasi dan pengembangan.




TERBARU

[X]
×