kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Cegah kematian ayam, Kementan bagi-bagi vaksin


Kamis, 30 Januari 2014 / 19:00 WIB
ILUSTRASI. Anime Adventures Code September 2022, Berikut Daftar dan Cara Klaimnya di Roblox


Reporter: Maria Elga Ratri | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) mengaku tengah meneliti kematian ayam yang terjadi di sejumlah lokasi. "Sekarang Balai Veteriner sedang uji sampel. Tapi mereka juga sudah melokalisir titik-titik yang terkena supaya tidak menyebar," kata Syukur Iwantoro, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, hari ini (30/1).

Baru-baru ini, ada laporan kematian mendadak ratusan ekor ayam milik warga di Kabupaten Madiun. Dicurigai, ayam-ayam tersebut mati gara-gara terkena flu burung.

Meski belum pasti flu burung, namun penyakit unggas memang berpotensi menyerang di musim hujan. "Biasanya terjadi di bulan-bulan basah (musim hujan)," terang Syukur.

Syukur mengaku telah memberikan surat edaran pada dinas-dinas peternakan di seluruh wilayah Indonesia yang menginstruksikan cara pencegahan dan penanganan kasus serupa. "Terjadi juga di Jawa Tengah, namun sudah bagi vaksin dan beri instruksi untuk pencegahan," imbuh Syukur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×