kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.908   -84,00   -0,47%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

Cikarang Listrindo (POWR) catat pertumbuhan pelanggan 5% dari kawasan industri


Kamis, 04 Juli 2019 / 20:57 WIB


Reporter: | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pada tahun ini PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) membidik pertumbuhan pelanggan dari sektor industri. Investor Relations and Corporate Finance Manager POWR, Baskara Rosadi Van Roo menyampaikan penjualan kepada pelanggan kawasan industri tumbuh 5% hingga Maret 2019.

“Hal ini didukung dengan tambahan pelanggan maupun daya tersambung sebanyak 15 pelanggan dan 5 mega volt ampere (MVA),” katanya, Kamis (4/7).

Memasuki paruh kedua tahun ini emiten berkode saham POWR ini terus fokus untuk memenuhi seluruh permintaan listrik tambahan dari kawasan industri dan PLN dengan kualitas operasional.

Sebagai informasi, kini total kapasitas terpasang sebesar 1.144 MW. POWR menyuplai listrik di lima kawasan industri Cikarang, Jawa Barat. Perusahaan memiliki izin dari ESDM sejak 2006 silam.

Sembari mematikan kebutuhan listrik kepada pelanggan terpenuhi, POWR mengawal rencana perusahaan dalam mengembangkan pembangkit energi terbarukan, di antaranya pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkitan dengan tenaga biomassa.

Untuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) saat ini masih dalam tahap awal, perseroan merambah ke bisnis tersebut lantaran PLTS dinilai masih menjanjikan. “Hal ini sejalan dengan komitmen perseroan terhadap sustainability development serta ekspansi kita ke tenaga terbarukan,” imbuhnya.

Pada periode Januari hingga Maret 2019, POWR sudah menyerap belanja modal US$ 2,4 juta. Sedangkan belanja modal untuk pembangunan jalur distribusi masih belum signifikan lantaran baru dikerjakan pada paruh kedua tahun 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×