Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) tetap optimistis terhadap prospek bisnis pada paruh kedua 2026. Perseroan menilai realisasi kinerja hingga saat ini masih berada di jalur yang sesuai dengan target pertumbuhan yang telah ditetapkan.
Corporate Secretary Cisarua Mountain Dairy, Dinar Primasari mengatakan, seperti tahun sebelumnya, CMRY kembali menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit pada tahun ini. Hingga saat ini, realisasi penjualan masih sejalan dengan target tersebut.
“Namun demikian, Perseroan tetap memonitor kondisi daya beli dan konsumsi masyarakat di semester II-2026 ini,” ungkap Dinar, kepada Kontan.co.id, Kamis (27/8).
Menurut Dinar, daya beli dan konsumsi rumah tangga menjadi salah satu faktor penting yang perlu dicermati perseroan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi pola serta frekuensi pembelian konsumen sepanjang sisa tahun 2026.
Meski demikian, manajemen CMRY tetap berupaya mempertahankan pertumbuhan penjualan melalui sejumlah strategi. Langkah tersebut mencakup inovasi produk, penguatan distribusi, serta pengembangan pasar, termasuk dengan memanfaatkan peluang di pasar ekspor.
Baca Juga: GWM Bawa Tank 300 Diesel Warna Baru ke GIIAS Surabaya 2026
Di tengah kenaikan sejumlah pos beban, perseroan juga terus menjalankan strategi untuk menjaga profitabilitas. CMRY melakukan pengelolaan biaya dan efisiensi operasional secara aktif, sekaligus mengoptimalkan komposisi produk atau product mix.
“Perseroan juga terus melakukan evaluasi terhadap harga, sourcing bahan baku, serta proses produksi untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan penjualan dan profitabilitas,” ujarnya.
Meskipun tetap berhati-hati dalam menjaga pertumbuhan penjualan dan laba, CMRY masih melihat peluang ekspansi secara selektif. Ekspansi tersebut dapat dilakukan melalui inovasi dan pengembangan produk, peningkatan kapasitas produksi, penguatan jaringan distribusi, maupun pengembangan pasar baru.
Dinar menjelaskan, setiap rencana ekspansi akan mempertimbangkan potensi pasar, kebutuhan konsumen, serta aspek profitabilitas dan efisiensi investasi.
Kinerja CMRY Semester I-2026
Optimisme tersebut ditopang oleh kinerja CMRY pada paruh pertama tahun ini yang masih mencatat pertumbuhan positif. Sepanjang semester I-2026, pendapatan Cisarua Mountain Dairy mencapai Rp 6,50 triliun.
Pendapatan tersebut meningkat 25,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan juga tercermin pada kinerja laba bersih. Pada semester I-2026, laba bersih CMRY tercatat sebesar Rp 1,17 triliun, naik 17,88% dibandingkan Rp 993,87 miliar pada semester I-2025.
Sementara itu, manajemen CMRY belum mengungkapkan secara rinci alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk 2026.
Dinar mengatakan, capex tahun ini terutama akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan operasional dan pertumbuhan bisnis. Penggunaan belanja modal tersebut termasuk untuk pengembangan serta peningkatan kapasitas produksi.
Realisasi capex selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis perseroan dan perkembangan kondisi pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














