Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan penyedia platform streaming data, Confluent Inc., memperluas kapabilitas kecerdasan buatan (AI) untuk perusahaan melalui pembaruan pada platform Confluent Intelligence. Fitur baru ini memungkinkan sistem AI perusahaan terhubung langsung dengan data bisnis secara real-time.
Confluent Inc. memperkenalkan dua kemampuan baru, yakni dukungan protokol Agent2Agent (A2A) untuk menghubungkan agen AI lintas sistem serta fitur Deteksi Anomali Multivariat yang dirancang untuk meningkatkan akurasi analisis data operasional.
Head of AI Confluent Inc., Sean Falconer, mengatakan perusahaan kini membutuhkan sistem AI yang mampu memproses data secara langsung dan berkolaborasi antar sistem.
“Jika Anda ingin bersaing, AI Anda tidak boleh hanya melihat ke belakang. Anda membutuhkan sistem agen AI yang bekerja sama dan terus belajar serta berbagi wawasan secara real-time,” ujarnya dalam pengumuman pada Selasa (10/3/2026).
Baca Juga: Adopsi Hybrid Meningkat, Confluent Hadirkan Solusi Data Streaming Privat Cloud
Menurut Sean, Confluent Intelligence dirancang untuk menghubungkan berbagai investasi AI yang telah dimiliki perusahaan sehingga sistem tersebut dapat merespons data secara langsung dan mengambil tindakan otomatis ketika diperlukan.
Melalui fitur Streaming Agents, platform ini memungkinkan agen AI terhubung dengan data real-time dan berkomunikasi dengan agen lain menggunakan protokol A2A. Sistem ini juga memanfaatkan Model Context Protocol (MCP) dari Anthropic untuk mengintegrasikan konteks data dari berbagai sumber.
Dengan pendekatan ini, agen AI dapat menganalisis data dari berbagai platform seperti BigQuery, Snowflake, dan Databricks, kemudian memicu alur kerja pada sistem perusahaan seperti ServiceNow dan Salesforce.
Sementara itu, koordinasi antar agen AI dalam sistem ini memanfaatkan teknologi streaming data berbasis Apache Kafka.
Perusahaan menyebut kemampuan tersebut dapat membantu berbagai sektor industri memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional, mulai dari personalisasi layanan di ritel, pengelolaan risiko kredit di sektor keuangan, hingga prediksi pemeliharaan di industri manufaktur.
Baca Juga: Confluent Perkuat Ekosistem Data Streaming Lewat Peningkatan Fitur Tableflow
Selain integrasi agen AI, Confluent juga memperkenalkan fitur Deteksi Anomali Multivariat yang memanfaatkan fungsi machine learning (ML) bawaan untuk menganalisis beberapa metrik data secara bersamaan.
Berbeda dengan sistem deteksi anomali tradisional yang biasanya hanya menganalisis satu metrik atau berbasis data historis, teknologi ini mampu mengidentifikasi pola yang tidak biasa secara real-time dengan tingkat akurasi lebih tinggi.
Fitur tersebut dirancang untuk membantu perusahaan mendeteksi potensi gangguan lebih awal serta mengurangi risiko kesalahan deteksi atau false positive yang sering terjadi pada sistem analisis konvensional.
Dengan kemampuan tersebut, perusahaan dapat memantau kondisi sistem secara lebih menyeluruh, misalnya dengan menganalisis metrik seperti penggunaan CPU, memori, dan latensi secara bersamaan untuk menemukan potensi masalah yang sebelumnya sulit terdeteksi.
Dukungan protokol A2A dalam Streaming Agents saat ini telah tersedia dalam versi open preview, sementara fitur Deteksi Anomali Multivariat dapat langsung digunakan oleh perusahaan melalui platform Confluent.
Baca Juga: Confluent Percepat Ekspansi Mitra ke Pasar Data Streaming US$100 Miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













