kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

CPO Butuh Diremajakan


Rabu, 12 Mei 2010 / 15:19 WIB


Reporter: Nadia Citra Surya

JAKARTA. Kebutuhan untuk melakukan peremajaan sekaligus mempertahankan keberlangsungan produksi dari suatu lahan memang menjadi keharusan. Dus, meski peremajaan berpotensi memperkecil produktivitas, peremajaan tetap harus dilakukan.

"CPO harus terus diproduksi secara berkelanjutan, namun tetap mengontrol dampaknya terhadap lingkungan hidup," kata Direktur PT Lonsum Joefly J. Bahroeny.

Asal tahu saja, pertumbuhan permintaan dunia bakal tumbuh 5,5 juta ton, padahal prediksi pertumbuhan stok hanya mencapai 3,25 juta ton. "Selain faktor cuaca, sebagian besar pohon kelapa sawit juga membutuhkan peremajaan," terang Dorab E. Ministry, analis dari Godrej Internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×