kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

CPO Butuh Diremajakan


Rabu, 12 Mei 2010 / 15:19 WIB


Reporter: Nadia Citra Surya

JAKARTA. Kebutuhan untuk melakukan peremajaan sekaligus mempertahankan keberlangsungan produksi dari suatu lahan memang menjadi keharusan. Dus, meski peremajaan berpotensi memperkecil produktivitas, peremajaan tetap harus dilakukan.

"CPO harus terus diproduksi secara berkelanjutan, namun tetap mengontrol dampaknya terhadap lingkungan hidup," kata Direktur PT Lonsum Joefly J. Bahroeny.

Asal tahu saja, pertumbuhan permintaan dunia bakal tumbuh 5,5 juta ton, padahal prediksi pertumbuhan stok hanya mencapai 3,25 juta ton. "Selain faktor cuaca, sebagian besar pohon kelapa sawit juga membutuhkan peremajaan," terang Dorab E. Ministry, analis dari Godrej Internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×