kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

CPO Butuh Diremajakan


Rabu, 12 Mei 2010 / 15:19 WIB
CPO Butuh Diremajakan


Reporter: Nadia Citra Surya |

JAKARTA. Kebutuhan untuk melakukan peremajaan sekaligus mempertahankan keberlangsungan produksi dari suatu lahan memang menjadi keharusan. Dus, meski peremajaan berpotensi memperkecil produktivitas, peremajaan tetap harus dilakukan.

"CPO harus terus diproduksi secara berkelanjutan, namun tetap mengontrol dampaknya terhadap lingkungan hidup," kata Direktur PT Lonsum Joefly J. Bahroeny.

Asal tahu saja, pertumbuhan permintaan dunia bakal tumbuh 5,5 juta ton, padahal prediksi pertumbuhan stok hanya mencapai 3,25 juta ton. "Selain faktor cuaca, sebagian besar pohon kelapa sawit juga membutuhkan peremajaan," terang Dorab E. Ministry, analis dari Godrej Internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×