kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.518   18,00   0,10%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dalam 3 bulan, Indofarma investasikan Rp 13 miliar


Senin, 13 Mei 2013 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Sering Bertingkah Lucu, Yuk! Kenali Maksud Tingkah Laku Kucing Peliharan


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Indofarma Tbk (INAF) mengaku sudah mengucurkan dana investasi senilai Rp 13 miliar di awal tahun 2013. Dana itu untuk membeli mesin pabrik dan pembenahan sistem regulasi.

John Sebayang, Direktur Keuangan INAF menjelaskan, dana tersebut dikeluarkan periode Januari - Maret 2013. "Rinciannya Rp 1 miliar untuk pembenahan regulasi, Rp 11 miliar untuk investasi di mesin dan pabrik, dan Rp 1 miliar lagi untuk peralatan kantor," ujar John dalam temu media di Hotel Century Atlet, Jakarta, Senin (13/5).

Di tempat yang sama, Elfiano Rizaldi, Direktur Utama INAF menyampaikan, sepanjang tahun 2013 pihaknya menyediakan investasi Rp 93 miliar untuk menambah kapasitas produksi obatnya. Rinciannya, Rp 60 miliar untuk ekspansi pabrik dan Rp 33 miliar untuk pembelian mesin

Elfiano juga bilang investasi itu akan dilanjutkan tahun 2014. Dana investasi yang disiapkan tahun 2014 adalah Rp 120 miliar. Dengan rincian Rp 85 miliar untuk ekspansi pabrik dan pembelian mesin Rp 35 miliar.

"Investasi sampai tahun 2014 dalam rangka persiapan menghadapi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS)," kata Elfiano. Sebagai informasi, perusahaan pelat merah ini  menargetkan pendapatan sebesar Rp 1,4 triliun dan laba bersih Rp82,6 miliar di sepanjang tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×