kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Dapat 14% Saham INCO, MIND ID Perlu Antisipasi Fluktuasi Harga Komoditas


Senin, 26 Februari 2024 / 20:26 WIB
Dapat 14% Saham INCO, MIND ID Perlu Antisipasi Fluktuasi Harga Komoditas
ILUSTRASI. Sejumlah articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT. Vale di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID menggelontorkan sekitar US$ 300 juta untuk mengambil alih 14% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Dengan akuisisi ini, MIND ID bakal memegang sekitar 34% saham INCO, lalu Vale Canada Ltd sebesar 33,9% dan Sumitomo Metal Mining sebesar 11,5%. Sekitar 20,6% saham akan dipegang publik.

Peneliti dari Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Abra Talattov menyatakan, pasca akuisisi ini, MIND ID perlu mengantisipasi sejumlah hal terkait peningkatan kinerja dan dampak bisnis akibat fluktuasi harga komoditas nikel.

"Bagaimana peningkatan produksi dari MIND ID tadi karena itulah yang akan menjadi pembuktian bahwa itu aksi korporasi yang tepat," ujar Abra belum lama ini.

Baca Juga: MIND ID Gelontorkan Dana Sekitar US$ 300 Juta Juta untuk Caplok 14% Saham INCO

Abra menjelaskan, akuisisi ini masih memiliki risiko di tengah pergerakan harga komoditas nikel yang fluktuatif.

Menurutnya, ada potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi di tahun ini. Kondisi ini bisa berimbas pada permintaan nikel.

"Perlu dipastikan peningkatan produksi dibarengi dengan peningkatan market. Menjaga market baik dalam negeri maupun pasar internasional, harus pertimbangkan diversifikasi pasar," imbuh Abra.

Abra menambahkan, MIND ID perlu memastikan komitmen hilirisasi ke depan tetap berjalan. Hal ini untuk mendukung upaya peningkatan nilai tambah terwujud pasca akuisisi dilakukan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×