kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Dekarindo minta pemerintah fokus atasi penyakit gugur daun


Kamis, 02 Agustus 2018 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Petani menyadap getah karet


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) meminta agar Kementerian Pertanian (Kemtan) fokus mengatasi penyakit gugur daun. Pasalnya, bila tak ditangani, penyakit ini bisa menurunkan produksi karet nasional hingga 50%.

Ketua Umum Dekarindo Azis Pane mengatakan, penyakit yang disebabkan oleh jamur fusicoccum ini dapat menyebar ke pohon karet lainnya.

"Karena itu, kami minta Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor (BPTK) bekerja sama dengan IPB untuk mencari jalan kelur secepatnya," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (2/8).

Azis menambahkan, produksi karet pada tahun ini diperkirakan masih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun ini, produksi karet diperkirakan mencapai 3,77 juta ton sementara tahun sebelumnya produksi karet hanya sekitar 3,5 juta ton.

Produksi karet ini berasal dari produksi perkebunan rakyat sebesar 3,1 juta ton, produksi perkebunan negara yang diperkirakan 258.000 ton, dan dari perkebunan swasta sebesar 410.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×