kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.890   -10,00   -0,06%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Dewan Sawit memangkas proyeksi produksi CPO 2016


Jumat, 23 Oktober 2015 / 11:13 WIB
Dewan Sawit memangkas proyeksi produksi CPO 2016


Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) merevisi target produksi minyak sawit (CPO) tahun depan. Pada 2016, produksi CPO diperkirakan hanya bertambah 1,5 juta ton dari tahun ini yang sekitar 31,5 juta ton. Artinya, produksi CPO pada 2016 diperkirakan 33 juta ton. Sebelumnya, DMSI menargetkan produksi CPO di 2016 bertambah 2 juta ton.

Derom Bangun, Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), dampak kekeringan akibat musim El Nino masih akan terasa hingga tahun depan. "Di beberapa daerah masih mengalami kekeringan seperti Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi," ujar Derom, Rabu (21/10). 

Namun, Derom optimistis, produksi CPO pada tahun 2015 masih bisa tumbuh lantaran pohon sawit yang yang ditanam pada periode 2010-2011 mulai memasuki usia produktif. Produktivitas tanaman itu meningkat dari 5 ton per hektare (ha)-6 ton per ha menjadi 9 ton-12 ton per ha.

Tahun ini, lanjut Derom, kebutuhan CPO dunia mencapai 58 juta ton. Setiap tahun, kebutuhan CPO bertambah sebanyak 4 juta ton. Dari kebutuhan tersebut, pemasok CPO terbesar masih Indonesia dan Malaysia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×