Reporter: Mona Tobing | Editor: Sanny Cicilia
JAKARTA. PT Dharma Satya Nusantara Tbk memperkirakan, produksi crude palm oil (CPO) tahun ini lebih tinggi 10%-15% dibanding tahun lalu. Perkiraan pertumbuhan ini lebih rendah ketimbang realisasi pertumbuhan pada tahun 2014.
Pada tahun 2014 produksi CPO perusahaan mencapai 391.000 ton naik 16% dibandingkan tahun 2013 sebesar 336.000 ton. Nah tahun ini, produkci CPO perusahaan dengan kode emiten DSNG ini diperkirakan mencapai 430.100 ton sampai 449.650 ton.
Perusahaan memperkirakan produksi CPO awal tahun bakal stagnan akibat musim kering tahun lalu. "Produksi turun karena imbas tahun lalu. Namun awal tahun ini di kebun kami bagus karena cuaca tidak terlalu basah dan kering. Jadi perbaikan produksi akan terjadi di akhir tahun," kata Timotheus Arifin Cahyono, Direktur Dharma Satya Nusantara, belum lama ini.
Perusahaan berkode saham DSNG ini mempekrirakan, produksi minyak kelapa sawit di kuartal pertama tahun ini (Januari-Maret) akan sama dengan periode yang sama tahun lalu. Ketika itu, produksi CPO perusahaan 89.554 ton.
Tahun ini, bisnis CPO diprediksi bakal lesu menyusul dengan negara eksportir mengurangi pembelian dari Indonesia. Sementara pasar dalam negeri belum pasti sebagai pengganti pasar impor CPO. Sebab, selama ini suplai CPO Dharma Satya Nusantara juga terbilang masih kecil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News