kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Di pasar Asia, harga batubara semakin membara


Sabtu, 11 Desember 2010 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pariwisata Arief Yahya


Reporter: Cipta Wahyana | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Perusahaan setrum di kawasan Asia yang menggunakan bahan bakar batubara harus siap merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya, harga batubara di kawasan ini semakin mahal.

Indeks mingguan NEWC Index yang disusun globalCOAL menunjukkan, di akhir pekan ini (10/12), harga batubara untuk pembangkit listrik (thermal) di pelabuhan Newcastle, Australia, telah mencapai US$ 115,81 per ton. Harga ini melonjak 4,1% jika dibandingkan posisi akhir pekan lalu (3/12) yang baru mencapai US$ 111,24 per ton.

Jika kita hitung sejak akhir November 2010, lonjakan harga batubara sudah mencapai 9,5%. Sebab, pada pekan terakhir November (26/11), harga batubara di pelabuhan Newcastle baru US$ 105,77 per ton.

Catatan saja, harga batubara di pelabuhan Newcastle selama ini menjadi acuan harga transaksi batubara di kawasan Asia. Beberapa perusahaan pengekspor batubara terbesar seperti Xstrata Plc, BHP Billiton Ltd, dan Rio Tinto Group mengekspor batubara melalui pelabuhan Newcastle.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×