kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Di tengah wabah corona, Kemenparekraf terus siapkan destinasi super prioritas


Kamis, 16 April 2020 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. Di tengah wabah corona, Kemenparekraf terus siapkan destinasi super prioritas.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus menyiapkan destinasi pariwisata super prioritas. Hal itu dilakukan meski di tengah masa pandemi virus corona (Covid-19). Persiapan tersebut digunakan untuk pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi.

"Kemenparekraf tetap melakukan koordinasi dengan berbagai macam destinasi super prioritas dan yang utama untuk tetap mempersiapkan langkah-langkah nanti pada saat kita dapat melakukan rebound pasca pandemi Covid-19," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio usai rapat terbatas, Kamis (16/4).

Baca Juga: Wishnutama: Tekanan Covid-19 di sektor pariwisata bisa lebih dari separuh

Perisapan destinasi prioritas adalah pada sektor dasar. Antara lain persiapan yang bersifat kebersihan, keselamatan, serta kemananan.

Hal tersebut merupakan dampak dari perkembangan Covid-19. Sehingga sektor hospitality perlu melakukan pelatihan pasca pandemi Covid-19.

Meski begitu pembangunan fisik tertunda selama Covid-19. Walau pun perencanaan pembangunan tetap berjalan. "Tapi memang pembangunan fisik kan kita tunda, ada beberapa kendala," terang Wishnutama.

Baca Juga: Terdampak corona, IKM furnitur dan kerajinan alami penangguhan pembelian hingga 70%

Meski begitu infrastruktur yang berkaitan dengan konektivitas seperti bandara dan jalan tetap akan dibangun. Hal itu akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Perhubungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×