kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Distribusi Honda Motor kena imbas amblesnya Comal


Rabu, 23 Juli 2014 / 12:52 WIB
Distribusi Honda Motor kena imbas amblesnya Comal
ILUSTRASI. Nasabah mengamati produk asuransi yang ditawarkan melalui kanal digital Di jakarta, Selasa (26/1)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/26/01/221.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bencana amblesnya Jembatan Comal, Pemalang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu berimbas kepada hampir seluruh distribusi barang, termasuk sepeda motor. PT Astra Honda Motor (AHM) selaku produsen sepeda motor terbesar di Indonesia mengakui distribusinya lumpuh.

"Akibat terputusnya Jembatan Comal, akses distribusi menuju Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali terhambat. Selama 3-4 hari, mengakibatkan sekitar 20.000-an unit tidak bisa terkirim," jelas Margono Tanuwijaya, Direktur Pemasaran AHM di Sunter, Jakarta Utara, Rabu (23/7/2014).

Jumlah ini lumayan besar mengingat, penjualan dari beberapa daerah itu mencakup 30-40 persen  dari total penjualan Honda. Ketika ditanya berapa kerugian yang disebabkan, Margono tidak mau gamblang mengatakan.

"Tinggal dihitung saja, misalnya satu sepeda motor dihargai rata-rata Rp 15 juta saja," jelas Margono. Dengan penjelasan ini maka nilai kerugian yang dialami Honda karena lumpuhnya distribusi di Pulau Jawa mencapai Rp 30 miliar.

Untuk menanggulangi masalah ini, lanjut Margono, AHM akan menyiapkan rencana, salah satunya mengalihkan distribusi dari Jalur Pantura menuju Jalur Selatan. Tapi, alternatif ini bukan tanpa risiko.

"Tentu dengan karakter jalan dan jarak tempuh yang berbeda membuat proses pengiriman jadi lebih lama. Tapi, tidak apa-apa," tutup Margono. ( Agung Kurniawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×