kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

DNET tak berniat akuisisi tahun ini


Kamis, 19 Juni 2014 / 19:39 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di bawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/5/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) tahun ini tak berniat mengakuisisi perusahaan lain. Perseroan fokus kembangkan entitas asosiasi (anak usaha), yakni PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Sari Roti), PT Fastfood Indonesia Tbk (KFC), dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret).

Melongok laporan keuangan perusahaan yang tertuang di pos aset lancar, tahun ini perusahaan masih memiliki dana sebesar Rp 276,5 miliar. Manajemen bakal menyimpan dana ini di deposito.

"Kami tak ada rencana akuisisi. Kami ingin kembangkan penetrasi pasar entitas asosiasi (anak usaha) dengan membuka cabang baru dan memperkuat bisnis Teknologi Informatika (T) melalui ogahrugi.com," kata Direktur Utama DNET Harjono Wreksoremboko, Kamis (19/6).

Harjono berujar, tahun ini manajemen memproyeksi pendapatan dari entitas asosiasi ini tumbuh 10%-25%. Salah satu yang mendongkrak pendapatan ini adalah momen Lebaran. Pada momen ini, penjualan ritel di Indomaret bakal naik 2,5 sampai 3 kali lipat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×