Reporter: Revita Rita Rani | Editor: Sanny Cicilia
JAKARTA. PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) hendak memperkuat eksistensinya sebagai produsen kemasan melalui anak usahanya PT Inpack Subang Perkasa, PT Interact Corpindo, dan PT DAJK Distributor Indonesia. Untuk tujuan tersebut DAJK menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure Rp 750 miliar.
Sumber pendaan capex berasal dari perbankan dan pasar modal. Capex tersebut akan dialokasikan menyelesaikan pabrik corrugated carton di Subang pada anak usaha PT Inpack Subang Perkasa sebesar Rp 500 miliar dan Rp 100 miliar sebagai modal kerja pabrik.
Pabrik yang didirikan di atas tanah seluas 5-6 hektare ini ditargetkan dapat beroperasi pada 2017. Sejauh ini, pembangunan sudah mencapai tahap awal konstruksi.
Jika sudah beroperasi, nantinya pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi corrugated carton sebesar 120.000 metrik ton per tahun. Artinya dengan tambahan kapasitas tersebut, total kapasitas produksi corrugated carton DAJK akan menjadi 168.000 metrik ton per tahun.
Selain itu capex juga dianggarkan untuk pengembangan divisi baru yakni flexible packaging pada anak perusahaan PT Interact Corporindo di Bekasi, Jawa Barat sebesar Rp 100 miliar untuk modal kerja.
Melalui anak perusahaan ini, DAJK juga merambah pelanggan baru yakni lima perusahaan dominan yang telah menjadi pelanggan lama PT Interact Corporindo, salah satunya produsen makanan dan minuman, Nestle. Bergabungnya perusahaan ini akan menyumbangkan 10% pendapatan untuk DAJK.
“Lewat anak perusahaan kami bisa menjangkau beberapa pelanggan baru yang sebelumnya tidak bisa kami jangkau seperti Nestle yang memang selektif memilih mitra untuk produknya,” ujar Dinna Afrianti, Direktur Independen PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk, kepada KONTAN, Jumat (8/ 01).
Asal tahu saja, saat ini pelanggan perseroan berjumlah 530 pelanggan. Industri makanan dan minuman menjadi pelanggan dengan nilai kontribusi terbesar. Dinna bilang, kontribusinya bisa mencapai 70% dari keseluruhan pendapatan perseroan.
Sisa capex sebesar Rp 50 miliar akan dialokasikan untuk pengembangan usaha distribusi perdagangan pada anak perusahaan PT DAJK Distributor Indonesia baik pasar domestik dan luar negeri sebesar sebagai modal kerjanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News