kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Ekonomi Digital Tumbuh Pesat, Tantangan Inovasi Masih Membayangi


Jumat, 30 Januari 2026 / 20:02 WIB
Ekonomi Digital Tumbuh Pesat, Tantangan Inovasi Masih Membayangi
ILUSTRASI. Ilustrasi (Null/Null)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Perkembangan ekonomi digital Indonesia kian pesat. Tapi Indonesia masih menghadapi tantangan struktural falam membangun ekosistem digital yang berdaya saing, berdaulat, dan berkelanjutan.

Peneliti Ekonomi Celios, Dyah Ayu menilai, besarnya skala ekonomi digital Indonesia belum sepenuhnya diiringi dengan penguatan inovasi dan kualitas sumber daya manusia.

Meski Indonesia tercatat sebagai ekonomi digital terbesar di kawasan Asean dengan proyeksi nilai transaksi digital (GMV) yang terus meningkat, ia menyoroti adanya kesenjangan mendasar pada aspek inovasi.

“Kita menghadapi fenomena paradoks, yaitu konsumsi data dan GMV digital meningkat pesat, tapi Indonesia masih terhambat stagnasi inovasi. Saat ini kita di peringkat ke-55 dari 139 negara dalam Global Innovation Index (GII). Hal ini berakar pada rendahnya investasi pendidikan dan anggaran R&D yang hanya sebesar 0,28% dari produk domestik bruto (PDB),” jelas Dyah, Kamis (29/1)

Menurut Dyah, pembahasan mengenai kecerdasan buatan (AI) dan pengembangan kota pintar berpotensi kehilangan relevansi apabila fondasi konektivitas serta kualitas talenta digital tidak dibangun secara serius dan berkelanjutan.

Dari perspektif industri, Ketua Bidang Industri dan Kemandirian IoT, AI & Big Data Mastel, Teguh Prasetya menilai, tahun 2026 sebagai periode krusial bagi sektor teknologi dan telekomunikasi nasional. Ia menyoroti mulai beroperasinya layanan 5G fixed wireless access (FWA) secara komersial serta meningkatnya persaingan layanan satelit orbit rendah (LEO).

Baca Juga: Markoding dan HP Persempit Kesenjangan Digital Indonesia Timur lewat Digital Hub

Tahun 2026 adalah titik krusial. Adopsi teknologi seperti 5G FWA yang menargetkan 5 juta rumah dan adopsi AI yang tumbuh masif. Namun, kesehatan industri telekomunikasi adalah prasyarat mutlak.

"Jika beban biaya frekuensi dan regulasi tidak segera dievaluasi agar lebih adaptif terhadap model bisnis baru, seperti perubahan aturan TKDN yang kini berbasis pembobotan faktor produksi," tegas Teguh.

Dari sisi pemerintah, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Sonny Hendra Sudaryana menyampaikan, pemerintah memahami tantangan yang dihadapi industri dan tengah menyiapkan pendekatan kebijakan yang lebih adaptif.

“Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%, kita memerlukan ekosistem digital yang berdaulat dan terpercaya,” jelas Sonny.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys menegaskan, peran operator telekomunikasi bersifat strategis dalam menopang seluruh ekosistem digital.

“Connectivity adalah peran strategis operator. Tanpa konektivitas, seluruh ekosistem digital tidak akan berjalan. Di tengah pendapatan yang tertekan, operator tetap diwajibkan berinvestasi besar untuk menjaga dan memperluas jaringan,” ujar Merza.

Sorotan juga mengarah pada peran industri pusat data. Ketua Umum Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO), Hendra Suryakusuma menyebut, pusat data sebagai fondasi utama transformasi digital nasional.

“Transformasi digital saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan. Dengan proyeksi ekonomi digital Indonesia yang mencapai GMV US$ 350 miliar pada tahun 2030, peran infrastruktur pusat data menjadi krusial sebagai elemen dasar ekosistem tersebut,” ujar Hendra.

Selanjutnya: Telkomsel Hadirkan Fitur Akumulasi Kuota, Ini Keunggulannya

Menarik Dibaca: Bukan Gaji, Ini 5 Rahasia Orang Kaya Kelola Uang Hingga Sukses

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×