kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.983   10,00   0,06%
  • IDX 9.017   -117,67   -1,29%
  • KOMPAS100 1.239   -16,16   -1,29%
  • LQ45 874   -10,39   -1,17%
  • ISSI 330   -4,38   -1,31%
  • IDX30 446   -7,89   -1,74%
  • IDXHIDIV20 522   -16,46   -3,06%
  • IDX80 138   -1,75   -1,26%
  • IDXV30 143   -5,38   -3,62%
  • IDXQ30 143   -3,00   -2,06%

Ekonomi lesu, investor tunda bangun pabrik sepatu


Rabu, 25 November 2015 / 20:06 WIB
Ekonomi lesu, investor tunda bangun pabrik sepatu


Reporter: Mimi Silvia | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Lesunya perekonomian menyurutkan rencana sejumlah investor di industri alas kaki menggelar aksi ekspansi tahun ini.

Mereka memilih menunda rencana membangun pabrik yang tadinya direncanakan dibangun tahun ini. "Ada puluhan pabrik sepatu yang pembangunan ditunda tahun ini," kata Eddy Widjanarko, Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) kepada KONTAN, Rabu (25/11).

Menurut Eddy, belum dapat dipastikan apakah pabrik ini bisa dibangun tahun depan. Bahkan, ia tak bisa memastikan investor asing yang semula akan berinvestasi di Indonesia itu hanya menunda atau membatalkan rencana investasinya.

Hal ini dikarenakan pelemahan ekonomi global diprediksi masih akan berlangsung hingga dua tahun ke depan.

Kendati banyak investor menunda rencana investasinya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat arus investasi di industri masih tergolong tinggi.

Menurut data BKPM, penanaman modal dalam negeri (PMDN) di sektor industri kulit, barang dari kulit dan sepatu hingga September tahun ini mencapai Rp 5,4 miliar yang terdiri dari 10 proyek. Sementara penanaman modal asing (PMA) mencapai US$ 128,49 juta yang terdiri dari 154 proyek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×