kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   3,00   0,02%
  • IDX 5.943   17,05   0,29%
  • KOMPAS100 770   4,91   0,64%
  • LQ45 595   5,40   0,92%
  • ISSI 205   -0,19   -0,09%
  • IDX30 331   2,96   0,90%
  • IDXHIDIV20 424   2,54   0,60%
  • IDX80 88   0,63   0,72%
  • IDXV30 116   0,69   0,59%
  • IDXQ30 108   0,68   0,63%

Ekspor CBU Toyota (TMMIN) Naik 2,5% Jadi 223.696 Unit hingga September 2026


Kamis, 15 Oktober 2026 / 07:00 WIB
Ekspor CBU Toyota (TMMIN) Naik 2,5% Jadi 223.696 Unit hingga September 2026
ILUSTRASI. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatat ekspor kendaraan CBU sebanyak 223.696 unit sepanjang Januari-September 2026. ?(Dok/TMMIN)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatat ekspor kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) sebanyak 223.696 unit sepanjang Januari-September 2026. Realisasi tersebut naik 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 218.162 unit.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Nandi Julyanto mengatakan, kenaikan ekspor Toyota terjadi saat ekspor kendaraan CBU nasional justru mengalami kontraksi.

"Meskipun total ekspor di Indonesia turun 10%, total ekspor kita malah naik 2,5%. Sehingga kontribusi kita sekitar 60% tahun ini," ucap Nandi , Rabu (14/10/2026).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor CBU nasional pada Januari-September 2026 mencapai 371.260 unit, turun 2,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 381.644 unit.

Baca Juga: Mati Lampu di Batam, Danantara Minta Maaf:PLN Batam Tak Andalkan Subsidi & Kompensasi

Kinerja ekspor Toyota terutama ditopang permintaan dari kawasan Amerika yang tumbuh 14,3% dan Asia sebesar 3,5%. Kenaikan tersebut mampu mengimbangi penurunan permintaan dari Timur Tengah yang terkoreksi sekitar 16%.

Hingga September 2026, kendaraan Toyota produksi Indonesia telah diekspor ke lebih dari 100 negara.

Dari sisi model, Avanza dan Veloz menjadi kontributor ekspor terbesar dengan volume 48.425 unit. Selanjutnya, Raize sebanyak 39.001 unit dan Yaris Cross sebanyak 32.447 unit.

Di segmen kendaraan elektrifikasi, ekspor Toyota juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Ekspor Kijang Innova Zenix Hybrid Electrified Vehicle (HEV) dan Yaris Cross HEV mencapai 25.752 unit, melonjak 63,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 15.740 unit.

Kenaikan ekspor kendaraan hybrid tersebut menunjukkan meningkatnya permintaan pasar global terhadap kendaraan elektrifikasi yang diproduksi di Indonesia.

Baca Juga: JSMR Perkuat Layanan Jalan Tol, Integrasikan AI hingga Aplikasi Travoy

TMMIN menargetkan kinerja ekspor tetap tumbuh melalui pengembangan produk dan perluasan pasar. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor Toyota di pasar global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×