Reporter: Diade Riva Nugrahani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KUTA. Pasar printer Indonesia, masih menganga lebar. Hal ini terkait dengan rasio jumlah pengguna personal computer (PC) dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang terbilang masih sangat jauh.
Jika pertumbuhan pengguna PC bisa naik 50% per tahun di era digitalisasi seperti sekarang ini, maka kebutuhan akan printer pun tentunya mampu tumbuh mengikuti pertumbuhan kebutuhan PC.
Peluang ini yang disadari Epson. Itu sebabnya, Epson gencar meluncurkan produk baru khususnya untuk segmen Single Function Printer (SFP). Deputy Country Manager PT Epson Indonesia M Husni Nurdin menjelaskan, dari total produksi yang ada, 80% printer Epson ditujukan untuk kelas SFP ini.
"Pasar SFP dari dulu memang selalu lebih besar. Dan pasar ini didominasi oleh produk entri level demi menyasar pasar bawah," jelas Husni. Hingga saat ini, pasar untuk segmen pelajar, industri rumah dan kebutuhan rumah hingga usaha kecil menengah masih menjadi primadona target pasar printer entri level Epson.
Untuk meramaikan pasar ini, pada akhir pekan lalu Epson kembali meluncurkan printer jenis SFP. Produk tersebut dinamakan Epson Stylus T13. Husni mengklaim, produk ini lebih unggul disbanding produk lain lantaran memiliki fitur resolusi cetak sebesar 5760 x 1440 dpi.
Epson seri ini juga sudah ditambahkan dengan paket Epson Creativity Suite. Fitur ini memberikan kemudahan penggunanya untuk mengedit beberapa masalah yang kerap dihadapi printer, seperti efek mata merah dengan hanya satu tombol.
"Produk ini ideal untuk konsumen kelas bisnis kecil yang sangat mempertimbangkan biaya operasional untuk kelangsungan bisnisnya," kata Husni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













