kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Erick Thohir: Pakai filosofi Samurai Jepang, direksi Garuda sebaiknya mundur


Rabu, 04 Desember 2019 / 13:55 WIB
Erick Thohir: Pakai filosofi Samurai Jepang, direksi Garuda sebaiknya mundur
ILUSTRASI. Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menkeu Sri Mulyani 


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kasus Garuda Indonesia membawa menyelundupkan komponen Harley Davidson bekas dan sepeda Brompton berbuntut ancaman perombakan direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Walau begitu, saat ini Menteri BUMN, Erick Tohir menyerahkan kasus tersebut kepada Bea Cukai. "Biarlah mereka yang lihat," ujarnya di Jakarta, Rabu (4/12).

Baca Juga: Bawa onderdil Harley Davidson, karyawan Garuda Indonesia siap terima sanksi

Menurutnya, pihaknya harus memiliki praduga tak  bersalah. Namun, ia menegaskan pihaknya akan bertindak apabila kasus tersebut benar adanya.

Karenanya, ia pun turut menyarankan sebelum kebenaran terungkap ada baiknya mengundurkan diri terlebih dahulu. Imbauan tersebut berangkat dari filosofi Samurai Jepang.

Erick mengaku saat ini pihaknya memang belum ada rencana melakukan perombakan direksi Garuda Indonesia.

Baca Juga: Soal penyelundupan onderdil Harley Davidson, berikut penjelasan Garuda Indonesia

"Saat ini belum ada rencana (rombak direksi). Kami menunggu saja karena Bu Sri Mulyani sudah menginstruksikan Kepala Bea Cukai melihat transparan mungkin dan beliau akan turun langsung," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×