kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

ESDM minta investor peralatan EBT bangun pabrik


Jumat, 27 November 2015 / 17:47 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menarik investor produsen peralatan Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk membangun pabrik di Indonesia.

Dirjen Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, saat ini peralatan pembangkit EBT masih didatangkan dari luar negeri. Kondisi ini membuat biaya investasi EBT menjadi mahal.

"Energi baru menjadi mahal karena masih impor (alatnya)," kata Rida, di Kantor Direktorat Jenderal EBTKE, Jumat (27/15).

Rida ingin biaya investasi EBT mengalami penurunan, karena itu pihaknya ingin mengajak produsen peralatan pembangkit EBT membangun pabrik di Indonesia untuk menekan biaya.

"Kalau pabriknya disini bisa murah, kami ingin EBT jadi murah dengan memanggil mereka kesini," tuturnya.

Rida mengungkapkan, sebagai negara yang memiliki potensi EBT besar, Indonesia bisa menjadi pasar peralatan tersebut. Rida akan mencari investor tersebut dalam forum konfrensi perubahan iklim internasional yang akan diselenggarakan di Paris Prancis pada awal Desember.

"Kami siapkan pasarnya, itu nanti kita paksa mereka bangun di sini," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×