kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Facebook cabut larangan berbagi untuk remaja


Kamis, 17 Oktober 2013 / 23:05 WIB
ILUSTRASI. Promo CFC Beli 1 Gratis 1 (dok/CFC)


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Facebook akhirnya mengizinkan remaja untuk mempublikasi status terkini atau konten lain kepada publik yang lebih luas. Remaja cukup mengatur kolom Audiens untuk menentukan kepada siapa konten tersebut bisa dilihat.

Pengaturan Audiens bagi pengguna dengan rentang usia 13 sampai 17 tahun, awalnya berada pada pilihan "Friends" atau kelompok teman terbatas. Nah, kini ada pillihan agar konten tersebut dapat dilihat oleh "Public".

"Walaupun mungkin tidak banyak anak muda yang ingin posting secara terbuka kepada publik, perubahan ini akan memberi pilihan bagi mereka untuk berbagi secara lebih luas, seperti media sosial lainnya. Remaja ingin didengar," tulis Facebook dalam siaran pers yang diterima KompasTekno.

Facebook menegaskan bahwa setiap remaja yang ingin mempublikasi konten ke publik bakal mendapat peringatan bahwa publikasi ini bisa dilihat oleh semua orang, bukan hanya teman yang mereka kenal. Di sini juga masih ada pilihan untuk mengubah keputusan.

Selain itu, pengguna berusia 13 sampai 17 tahun juga bisa mengaktifkan pengaturan Followers (tersedia di fitur Privacy Setting) yang memungkinkan seseorang untuk mengikuti publikasi terbuka untuk publik pada halaman News Feed.

Sejak dahulu, Facebook memang selalu memberi pilihan untuk menentukan kepada siapa saja mereka ingin berbagi status ataupun konten. Facebook mengklaim, hal ini dilakukan untuk menghormati privasi pengguna.(Aditya Panji/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×