kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Flix Cinema siap buka satu jaringan bioskop di SCBD Juni nanti


Kamis, 06 Februari 2020 / 22:38 WIB
ILUSTRASI. bioskop Flix Cinema dari grup Agung sedayu group di Pantai Indah Kapuk PIK Jakarta Utara


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Agung Sedayu Retail Indonesia (ASRI) berencana tambah satu jaringan bioskop hingga tutup tahun. Diharapkan pembukaan dapat dilakukan pada Juni nanti.

COO ASRI David Hilman menyebutkan, jaringan bioskop selanjutnya akan berada di kawasan SCBD, Distric 8. "Kami akan buka 4 layar," ujarnya kepada kontan.co.id, Rabu (5/2).

Baca Juga: Bioskop milik Agung Sedayu Flix Cinema membidik 1,5 juta penonton tahun ini

Dengan demikian, hingga tutup tahun nanti ASRI akan membentangkan 25 layar. Rinciannya, 10 di Mall of Indonesia, 6 layar di Grand Galaymxy Park, 5 layar di Pik Avenue, dan sisanya di Distric 8, SCBD

Adapun investasi di District 8 per layar US$ 400.000 - US$ 450.000.

David menyebutkan untuk ekspansi bioskopnya akan fokus pada properti ASRI. "Kami banyak mendaoat tawaran di mall lain, masih kami kaji. Kami fokus di properti sendiri karena bioskop sebagai bagian dari mall sebagai daya tarik mall dan bantu tenan promosi," paparnya.

Baca Juga: Agung Sedayu Retail bakal bentangkan 15 layar bioskop Flix Cinema

Dengan ekspansi tersebut, pihaknya membidik pertumbuhan penonton. Ia menyebut, dari bioskop barunya di Mall of Indonesia (MoI) pihaknya membidik 900.000 - 1 juta penonton.

Sebelumnya, ASRI telah membuka jaringan bioskop barunya yang ketiga di MoI. Adapun bioskop itu memiliki 10 layar yang dapat menampung 1.574 penonton.

"Secara keseluruhan bidik pertumbuhan 60%," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×