kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Franky: Terlalu dini pengaruh terhadap ekspor Indofood


Selasa, 12 Oktober 2010 / 21:56 WIB
ILUSTRASI. Peserta BPJS-TK 2017 melebihi target


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Fransiscus Welirang menyatakan belum bisa menghitung dampak penolakan Indomie terhadap kinerja ekspor perusahaannya. “Saya kira masalah ini awal sekali untuk memperkirakan pengaruhnya kepada ekspor kami,” kata pria yang akrab dipanggil Franky itu dalam konferensi pers yang digelar bersama dengan Menteri Perdagangan di Jakarta, Selasa (12/10).

Usai melakukan rapat dadakan dengan Menteri Perdagangan dan juga Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tersebut, Franky juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah. Ia bilang, pemerintah memiliki kepentingan agar proses kelancaran barang ekspor tetap terjaga ke wilayah tujuan ekspor. “Tentunya pemerintah akan menjaga kelancaran perdagangan, dan saya kira itu suatu hal yang baik,” kata Franky.

Dalam hal menyelesaikan temuan bahan pengawet pada produk Indomie oleh Taiwan itu, Franky menyatakan akan menyelesaikannya secara bisnis. “Indofood khususnya akan menangani masalah ekspor ini secara bussines to bussines saja,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×