kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Franky: Terlalu dini pengaruh terhadap ekspor Indofood


Selasa, 12 Oktober 2010 / 21:56 WIB
ILUSTRASI. Peserta BPJS-TK 2017 melebihi target


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Fransiscus Welirang menyatakan belum bisa menghitung dampak penolakan Indomie terhadap kinerja ekspor perusahaannya. “Saya kira masalah ini awal sekali untuk memperkirakan pengaruhnya kepada ekspor kami,” kata pria yang akrab dipanggil Franky itu dalam konferensi pers yang digelar bersama dengan Menteri Perdagangan di Jakarta, Selasa (12/10).

Usai melakukan rapat dadakan dengan Menteri Perdagangan dan juga Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tersebut, Franky juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah. Ia bilang, pemerintah memiliki kepentingan agar proses kelancaran barang ekspor tetap terjaga ke wilayah tujuan ekspor. “Tentunya pemerintah akan menjaga kelancaran perdagangan, dan saya kira itu suatu hal yang baik,” kata Franky.

Dalam hal menyelesaikan temuan bahan pengawet pada produk Indomie oleh Taiwan itu, Franky menyatakan akan menyelesaikannya secara bisnis. “Indofood khususnya akan menangani masalah ekspor ini secara bussines to bussines saja,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×