kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.025   12,00   0,07%
  • IDX 7.067   -117,05   -1,63%
  • KOMPAS100 977   -15,99   -1,61%
  • LQ45 718   -9,08   -1,25%
  • ISSI 253   -4,12   -1,60%
  • IDX30 389   -4,19   -1,07%
  • IDXHIDIV20 483   -4,12   -0,84%
  • IDX80 110   -1,64   -1,46%
  • IDXV30 134   -0,83   -0,62%
  • IDXQ30 127   -1,24   -0,97%

Freeport Indonesia menanti izin perpanjangan penyelesaian proyek smelter tembaga


Minggu, 07 Juni 2020 / 12:28 WIB
ILUSTRASI. Smelter PT Freeport Indonesia


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi virus corona cukup mempengaruhi proyek pemurnian dan pengolahan atau smelter tembaga yang digarap oleh PT Freeport Indonesia. Perusahaan ini pun masih menunggu izin penundaan proyek yang berlangsung di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur tersebut.

Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia Riza Pratama mengkonfirmasi, pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum memberikan persetujuan atas permintaan tersebut lantaran masih melakukan koordinasi dengan jajaran pemerintah lainnya.

Baca Juga: Penyelesaian smelter Freeport tertunda, begini penjelasan MIND ID

Di bulan April lalu, PTFI telah mengajukan permohonan kepada Kementerian ESDM untuk menunda penyelesaian smelter selama satu tahun. Semula, target penyelesaian smelter PTFI ditetapkan paling lama bulan Desember 2023. 

Namun, jika penundaan tersebut benar-benar terjadi, maka proyek smelter PTFI baru akan selesai di akhir tahun 2024 mendatang.

Saat ini, manajemen PTFI bersama kontraktor masih perlu melakukan tinjauan dampak virus corona terhadap pengerjaan proyek smelter tembaga di Gresik, baik dari segi waktu, tenaga kerja, hingga logistik. “Semua aspek tersebut akan berdampak terhadap biaya proyek,” kata dia, Jumat (5/6) malam.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×