kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Gandeng PTPP, Jamsostek bikin anak usaha properti


Senin, 23 Desember 2013 / 17:44 WIB
ILUSTRASI. PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), perusahaan menara telekominikasi alias BTS tower. Foto Dok IBST


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Jamsostek (Persero) dan PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) bekerja sama mendirikan anak usaha yang bergerak di sektor properti. Rencananya anak usaha tersebut akan menangani pembangunan properti kawasan Rasuna Said, Kuningan.

“Untuk proyek awal, perusahaan ini akan menangani lahan PT Jamsostek yang ada di Kuningan, setelah itu kita akan kerjakan proyek-proyek lainnya,” ujar Elvyn G Masassya, Direktur Utama Jamsostek usai penandatanganan kerja sama dengan PTPP dan PT Jasa Raharja, Senin (23/12).

Elvyn mengatakan, untuk pendirian anak usaha di bidang properti ini diperlukan dana investasi sebesar Rp 200 miliar. Dari jumlah tersebut, 80%-nya dibiayai oleh Jamsostek sedangkan sisanya ditanggung oleh PTPP. “Sahamnya mayoritas dimiliki Jamsostek,” tegas Elvyn

Direktur Utama PTPP, Bambang Triwibowo, mengatakan rencananya lahan di kawasan Rasuna Said Kuningan tersebut akan dibangun perkantoran dengan jumlah 26-30 lantai. Untuk tahap awal akan dibuat feasibility study lalu dilanjutkan dengan legal aspeknya.

"Pembangunannya akan memakan waktu paling lama 1,5 tahun,” papar Elvyn.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×