kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,33   4,58   0.51%
  • EMAS1.313.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Gempa Banten, Pertamina pastikan operasional TBBM dan Depot LPG Panjang aman


Sabtu, 03 Agustus 2019 / 06:50 WIB
Gempa Banten, Pertamina pastikan operasional TBBM dan Depot LPG Panjang aman


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pasca terjadinya gempa berkekuatan 7.4 skala richter yang kemudian diperbaharui menjadi 6,9 skala richter di sekitar Selat Sunda pada pukul 19.00 WIB lalu, Pertamina memastikan tidak ada gangguan terhadap sarana dan fasilitas operasionalnya,

“Menurut laporan awal, Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan Depot LPG Panjang tidak mengalami kerusakan fisik. Operasional kapal di dermaga TBBM Panjang pun saat ini kembali melanjutkan operasionalnya setelah sempat evakuasi saat gempa.

Baca Juga: Presiden Jokowi perintahkan jajarannya bertindak cepat tangani gempa Banten

Menanggapi peringatan dini tsunami, kami tetap menyiagakan seluruh personil agar waspada dan melihat kondisi terkini,” ujar Region Manager Communication & CSR Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf, dalam siaran pers, Jumat (2/8) malam.

Selain sarfas Pertamina, sarfas mitra lembaga penyalur seperti SPBU, SPPBE, Agen, dan Pangkalan LPG juga dalam kondisi aman dan tetap melakukan operasional secara normal. Meski demikian, seluruh mitra lembaga penyalur sudah diingatkan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi mengenai efek gempa dan peringatan tsunami.

Melihat besarnya skala gempa, Pertamina juga melakukan pengecekan terhadap sarfas yang berada di Bengkulu. Posisi TBBM Pulau Baai dan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Fatmawati Soekarno yang berada di pesisir juga diingatkan untuk selalu waspada.

Baca Juga: Peringatan dini tsunami berakhir, BMKG imbau warga kembali ke tempat masing-masing

“Efek gempa mungkin tidak terlalu besar dan kondisi sarfas tidak terganggu. Namun teman-teman di Bengkulu tetap waspada potensi tsunami,” tambah Rifky.

Saat ini Pertamina terus melakukan pengecekan ulang terhadap seluruh sarfasnya untuk memastikan operasional distribuI energi tetap berjalan dengan baik.

“Kita terus pantau dan pastikan. Mudah-mudahan tidak ada gempa susulan dan peringatan dini tsunami segera dicabut. Semoga masyarakat Lampung, Bengkulu, dan wilayah terdampak gempa lainnya senantiasa dalam keadaan yang sehat dan tidak ada korban,” imbuh Rifky.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×