kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.096   61,00   0,34%
  • IDX 6.131   -55,20   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -7,14   -0,88%
  • LQ45 608   -4,53   -0,74%
  • ISSI 212   -1,96   -0,92%
  • IDX30 342   -2,78   -0,81%
  • IDXHIDIV20 423   -3,94   -0,92%
  • IDX80 91   -0,74   -0,80%
  • IDXV30 116   -0,67   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,83   -0,75%

Genjot Produksi Migas, PHE Tawarkan 31 Struktur Idle Lewat Skema KSOT


Selasa, 28 April 2026 / 14:55 WIB
Genjot Produksi Migas, PHE Tawarkan 31 Struktur Idle Lewat Skema KSOT
ILUSTRASI. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) (DOK/PHE)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) tengah memacu strategi peningkatan produksi migas nasional. Subholding Upstream Pertamina ini resmi sosialisasi konsep Kerja Sama Operasi dan/atau Teknologi (KSOT) untuk mengoptimalkan potensi struktur yang belum tergarap (idle dan undeveloped discovery).

Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi menyatakan, inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk mendukung kemandirian energi nasional melalui kolaborasi dengan mitra dan penyedia teknologi. Langkah ini juga menjadi implementasi dari Permen ESDM No. 14 Tahun 2025 dan PTK SKK Migas No. 23 Tahun 2025.

“KSOT merupakan bagian dari strategi kita untuk mendukung kemandirian energi dan meningkatkan produksi migas nasional. Kami mengundang para mitra dan penyedia teknologi untuk berpartisipasi aktif dalam peluang kerja sama ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (26/4/2026).

Baca Juga: Pendapatan Autopedia (ASLC) Tumbuh 27%, Bisnis Mobil Bekas Jadi Motor Penggerak Utama

PHE berencana menawarkan 31 struktur yang tersebar di Regional 1 hingga Regional 4 yang dibagi dalam dua batch penawaran. Sebagai tahap awal, PHE telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Idle Wells Batch 1 serta Confidentiality Agreement (CA) untuk Batch 1 dan Batch 2 dengan calon mitra.

Dalam pelaksanaannya, Awang menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja atau Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) tetap menjadi prioritas utama di samping pengejaran target produksi. Ia memastikan seluruh proses bisnis tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

“Tidak ada kepentingan bisnis perusahaan yang begitu penting sehingga kita harus mengorbankan aspek HSSE,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×