kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Graha Layar Prima (BLTZ) catat adanya kenaikan tren menonton di bioskop


Selasa, 19 Januari 2021 / 19:19 WIB
Graha Layar Prima (BLTZ) catat adanya kenaikan tren menonton di bioskop
ILUSTRASI. Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung yang akan menonton film. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/pras.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Situasi pandemi yang menyebabkan pembatasan kegiatan sosial dan fasilitas umum, membuat PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) membuka area bioskop CGV Indonesia untuk kegiatan pertunjukan seni, seminar dan lainnya yang membutuhkan layar dan suara.

Manael Sudarman, Head of Sales and Marketing BLTZ menuturkan hal ini didorong oleh berkurangnya suplai film Hollywood sebagai ajang edukasi publik terhadap konten-konten lokal atau dari negara Asia lainnya.

"Salah satu film terlaris di tahun 2021 ini adalah film animasi dari Jepang, Demon Slayer, yang didistribusikan oleh anak perusahaan CGV. Antusiasme warga secara umum masih cukup bagus. Penontonnya cukup beragam, dari anak-anak muda, pasangan, keluarga," kata Manael kepada Kontan, Selasa (19/1).

Manael melanjutkan, jika dirata-rata, jumlah penonton sejauh ini mendekati kapasitas maksimal (25-50%). Namun demikian, tren menonton di bioskop terlihat terus naik, seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Graha Layar Prima (BLTZ) menutup sementara dua bioskop

Manael berkata, ada hari dimana kapasitas auditorium terisi full, yaitu di batas maksimal 25% sampai 50%. Namun ada pula yang masih berada di bawahnya.

"Kondisi tersebut amatlah normal, sama seperti sebelum masa pandemi. Ada hari dimana kapasitas auditorium kami terisi penuh, dan ada hari dimana kapasitas auditorium kami tidak full," lanjut dia.

BLTZ sendiri menilai kepatuhan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan di dalam bioskop dan mengikuti arahan dari staff CGV sangatlah tinggi.

Manael melanjutkan, tahun ini BLTZ masih akan terus melanjutkan ekspansi ke berbagai kota dan daerah di Indonesia. Namun pihaknya tidak merinci berapa banyak jumlahnya dan alokasi dana yang disiapkan, karena masih dievaluasi oleh tim internal.

"Yang jelas, ekspansi ini bertujuan untuk semakin menambah jumlah layar bioskop yang dimiliki Perseroan yang kemudian ditargetkan akan mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi Perseroan. Sehingga, pada akhirnya mampu mendorong pencapaian kinerja keuangan yang semakin baik," tutup dia.

Selanjutnya: Menilik strategi Graha Layar Prima (BLTZ) menjaga bisnis di tengah pandemi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×