kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Gudang Garam (GGRM) tambah modal ke Surya Dhoho Investama


Kamis, 04 Juni 2020 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Jajaran direksi PT. Gudang Garam Tbk. Heru Budiman (ke dua kanan), bersama Slamet Budiono (kanan), Herry Susianto (kiri), dan Istata Taswin Siddharta (ke dua kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Guda


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Heru menyatakan penambahan modal ditempatkan dan disetor Surya Dhoho Investama tidak memilik dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha GGRM.

Mengintip catatan Kontan.co.id sebelumnya, Bandar Udara Dhoho di Kediri, Jawa Timur yang dibangun di atas lahan sekitar 372 hektare ini diproyeksikan rampung dalam 2,5 tahun mendatang.

Baca Juga: Ini 10 saham terbesar yang diborong asing pada perdagangan sesi I Selasa (2/6)

Untuk merealisasikannya, Surya Dhoho Investama membutuhkan dana sekitar Rp 6 triliun dengan rincian Rp 3 triliun untuk pembebasan tanah dan Rp 3 triliun untuk pembangunan bandara.

GGRM mencanangkan, Bandar Udara Dhoho bakal melayani masyarakat khususnya di Kediri dan sekitarnya, serta dapat menjadi bandara alternatif di Jawa Timur. Produsen rokok tersebut berharap, keberadaan bandara ini dapat mempercepat pembangunan dan pengembangan daerah Kediri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×