kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga BBM subsidi naik, tiket pesawat ikut naik


Jumat, 05 September 2014 / 22:25 WIB
ILUSTRASI. Promo The Premiere Beli 1 Gratis 1 tiket nonton film apapun (dok/Premiere)


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) memastikan akan menaikkan harga tiket pesawat jika pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi. Bahkan, INACA menganggap hal tersebut sebagai hal yang wajar. 

"Ya wajarlah kalau harga avtur naik maka harga tiket sudah pasti naik," ujar Ketua INACA Arif Wibowo di Jakarta, Jumat (4/9/2014).

Menurut Arif, kenaikan harga tiket pesawat pasti akan memberatkan masyarakat. Namun, maskapai pun tidak bisa berbuat banyak karena kondisi penerbangan saat ini sudah sangat memberatkan.

Beberapa hal yang memberat tersebut adalah masih kenakannya pajak bea masuk komponen pesawat dan nilai tukar rupiah yang anjlok. Jika ditambah dengan kenaikan harga avtur, maka kata Arif pasti akan menambah beban biaya operasional maskapai. 

"Ya inikan PR kita semua bersama, jadi memang kita bisa lakukan ini menjadi PR kita untuk ke depan karena pelaku industri ini jugakan penopang ekonomi," kata dia. "Jangan sampai juga pelaku ekonomi ini mengalami juga kesulitan yang sangat tinggi padahal kita akan bersaing bebas dengan dunia internasional," tandas Arif. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×