Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Akses jalan bebas hambatan menuju wilayah Banten Selatan semakin dekat dengan kenyataan.
Pasalnya, PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) mulai melaksanakan tahap Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) untuk Jalan Tol Serang-Panimbang ruas Rangkasbitung-Cikulur-Cileles pada Senin (28/9/2026).
Ruas tol yang membentang sepanjang 24,17 kilometer ini kini memasuki fase evaluasi akhir.
Baca Juga: PTBA Raih Kredit Rp 6 Triliun dari BRI dan Bank Mandiri, Beri Agunan DHE SDA
Tahapan ULFO dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis, tingkat keselamatan, keamanan, hingga kesiapan fasilitas pelayanan telah memenuhi standar regulasi yang berlaku sebelum tol resmi dibuka untuk publik.
Direktur Utama WSP, Puspita Anggraeni, menyebutkan, tahapan ini menjadi langkah krusial untuk memperkuat jaringan transportasi sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah Banten.
Menurutnya, fokus perusahaan bukan sekadar menyelesaikan pembangunan jalan, tetapi memastikan ruas ini benar-benar siap memberikan layanan yang aman, andal, dan nyaman.
"Karena itu, seluruh aspek teknis, keselamatan, fasilitas operasi, dan pelayanan kami pastikan memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku," tegas Puspita, dikutip Kompas.com, Senin (28/9/2026).
Baca Juga: B50 Butuh 18 Juta Ton CPO, Ekspor Sawit Indonesia Bisa Makin Menyusut
Efek ganda ekonomi dan pariwisata Saat ruas Rangkasbitung-Cileles ini beroperasi penuh, konektivitas antara Kabupaten Lebak dengan pusat ekonomi di Banten dan kawasan Jabodetabek dipastikan akan semakin kuat.
Lebih dari itu, jalan tol ini menjadi kunci utama terbukanya akses yang lebih luas dan cepat menuju Banten Selatan.
Menurut Puspita, tolak ukur keberhasilan pembangunan jalan tol bukan sekadar pada tersambungnya fisik jalan, melainkan pada pertumbuhan manfaat di sepanjang koridornya.
Infrastruktur ini diharapkan mampu menghadirkan efek berganda. Mulai dari memangkas waktu tempuh logistik, mendongkrak potensi destinasi pariwisata di Banten Selatan, hingga menciptakan lapangan kerja dan peluang investasi baru bagi warga lokal.
Sebagai informasi, Tol Serang-Panimbang merupakan bagian dari proyek strategis penguatan jaringan jalan tol di Provinsi Banten yang langsung terintegrasi dengan Tol Trans Jawa melalui ruas Tangerang-Merak.
Baca Juga: Dorong Modernisasi Industri Peternakan Melalui Genetika Unggul dan Biosecurity
Secara bertahap, kehadiran tol ini akan memperlancar arus pergerakan dari Jabodetabek dan Banten bagian utara menuju Banten bagian tengah dan selatan.
Atas pencapaian tahap uji laik ini, manajemen WSP turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Lebak, pihak kepolisian, serta masyarakat di sekitar proyek yang terus mendukung proses pembangunan infrastruktur strategis ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














