kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45806,19   -5,40   -0.67%
  • EMAS1.055.000 -0,94%
  • RD.SAHAM -0.34%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Harga gas turun, Petrokimia prediksi bisa efisiensi Rp 743 miliar per tahun


Minggu, 05 Juli 2020 / 19:18 WIB
Harga gas turun, Petrokimia prediksi bisa efisiensi Rp 743 miliar per tahun
ILUSTRASI. Penyaluran pupuk Petrokimia Gresik

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Petrokimia Gresik menyambut positif kebijakan penyesuaian harga gas bumi yang dilakukan pemerintah. Penurunan ini membuat perusahaan semakin optimis dalam menghadapi persaingan global karena menghasilkan peningkatan efisiensi.

Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 89K/10/MEM/2020 tentang Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri, ada tujuh sektor yang mendapat penyesuaian harga, salah satunya industri pupuk.

Harga pada titik serah pengguna (plant gate) ditetapkan pada kisaran harga US$ 6 per MMBTU (Million British Thermal Units).

Baca Juga: Satgas Covid-19 BUMN Jatim salurkan total dana Rp 34,88 miliar

Dengan menerima harga gas bumi pada kisaran US$ 6 per MMBTU, Petrokimia Gresik memproyeksikan bisa melakukan efisiensi biaya produksi pupuk Urea, ZA, dan NPK sebesar Rp 743,97 miliar.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengatakan, gas bumi merupakan bahan baku utama untuk memproduksi pupuk bersubsidi jenis Urea, ZA, dan NPK.

"Dengan demikian, penurunan harga gas bumi ini akan berdampak pada sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional,” ujar Rahmad dalam keterangan resminya, Minggu (5/7).

Porsi gas bumi untuk produksi pupuk Urea mencapai 70%. Sementara harga gas bumi yang selama ini diperoleh Petrokimia Gresik dari sejumlah pemasok cukup tinggi, rata-rata di angka US$ 7,45 per MMBTU.

Rahmad menilai harga US$ 7,45 per MMBTU tersebut cukup tinggi jika dibandingkan dengan pabrik pupuk lainnya di Indonesia. Dan sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara lainnya di Asia Tenggara seperti Vietnam, Malaysia, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Terkait suap Sidik Bowo,KPK tahan Direktur Humpuss Transportasi Kimia Taufik Agustono

Penurunan harga gas bumi tidak hanya berdampak pada peningkatan daya saing perusahaaan saja, melainkan dapat dirasakan juga oleh pemerintah melalui penurunan biaya subsidi pupuk.

Semakin kecil harga pokok produksi pupuk, maka anggaran subsidi yang dibayarkan pemerintah kepada Petrokimia Gresik dapat semakin efisien. Tahun 2020 ini, alokasi pupuk bersubsidi yang wajib disalurkan oleh Petrokimia Gresik sebesar 4,1 juta ton atau 52% dari total alokasi nasional (7,9 juta ton) yang menjadi tanggung jawab Pupuk Indonesia.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×