kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Harga jahe, temulawak dan kunyit meroket drastis, ini kata pedagang


Jumat, 06 Maret 2020 / 04:50 WIB


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, melambungnya harga jahe, kunyit, dan temulawak di pasaran terjadi pasca pengumuman positifnya dua warga negara Indonesia yang terkena virus corona. Padahal, harga-harga komoditas itu sebelumnya terbilang normal.

Ia menyebutkan, masyarakat meyakini ketiga komoditas itu dapat meningkatkan imunitas tubuh. "Ini karena panic buying dampak korona," kata Abdullah saat dihubungi, Kamis (5/3).

Abdullah mengatakan, pembelian komoditas-komoditas sebelumnya terbilang belum banyak seperti saat ini. Pembelian dilakukan hanya dari kalangan industri rumahan dan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Sebab itu, Ia menginstruksikan agar para pedagang tidak menjual ketiga komoditas tersebut dalam jumlah besar. Hal ini untuk menjaga agar harga tidak melambung naik.

Catatan Ikappi, harga jahe saat ini berkisar Rp 50.000 - Rp 70.000/Kg. Padahal sebelumnya hanya berkisar Rp 35.000/Kg. Harga temulawak saat ini berkisar Rp 45.000 - Rp 50.000/Kg dari yang sebelumnya hanya Rp 15.000/Kg. Selain itu, harga kunyit saat ini Rp 63.000/Kg dari yang sebelumnya hanya Rp 10.000/Kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×