kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.455.000   12.000   0,83%
  • USD/IDR 15.155   87,00   0,57%
  • IDX 7.743   -162,39   -2,05%
  • KOMPAS100 1.193   -15,01   -1,24%
  • LQ45 973   -6,48   -0,66%
  • ISSI 227   -2,76   -1,20%
  • IDX30 497   -3,22   -0,64%
  • IDXHIDIV20 600   -2,04   -0,34%
  • IDX80 136   -0,80   -0,58%
  • IDXV30 141   0,18   0,13%
  • IDXQ30 166   -0,60   -0,36%

Harga jual listrik di Batam mencapai Rp 1.176/kWh


Senin, 30 Desember 2013 / 14:56 WIB
Harga jual listrik di Batam mencapai Rp 1.176/kWh
ILUSTRASI. Tentang Decluttering dan Manfaatnya Menurut Feng Shui, Dapat Mengurangi Stres, Lho!


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

JAKARTA. PT PLN Batam terus melakukan efisiensi. Salah satunya melakukan bauran energi (energy mix) dengan mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada berbagai pembangkit listrik yang memasok kebutuhan pada sistem kelistrikan di Batam. Hasilnya, saat ini rata-rata tarif listrik PT PLN Batam sebesar Rp 1.176/kWh.

"Rata-rata biaya listrik di Batam saat ini Rp1.176 per kWh yang masih di bawah rata-rata tarif nasional. Bahkan untuk tarif pelanggan rumah tangga di Batam lebih murah lagi," ujar Direktur Operasi PT PLN Batam, M Tagor Sidjabat, dalam rilisnya di situs Kementerian ESDM, Senin (30/12). Saat ini sebagian besar pembangkit listrik di Batam menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar.

Berbeda dengan tarif listrik yang berlaku di daerah lain, di Batam tarif listrik yang diberlakukan ditentukan oleh Keputusan Walikota yang telah disetujui DPRD. Pola pentarifan ini disebut sebagai Tarif Listrik regional. Untuk di Batam besaran tarif listrik yang berlaku sudah tidak mengandung subsidi.

Tagor menjelaskan, saat ini sistem Batam mempunyai kapasitas terpasang 392 MW dengan beban puncak 310 MW. Sekitar 70 persen kelistrikan Batam dipasok oleh pembangkit gas dan 30 persen pembangkit batu bara. "Jadi saat ini kami sudah menghentikan semua pembangkit disel," ujar dia.

Saat ini PT PLN Batam melayani sebanyak 250.219 pelanggan. Terdiri pelanggan rumah tangga sebesar 77 persen, pelanggan bisnis sebesar 12 persen, pelanggan multiguna sebesar 10 persen, pelanggan sosial sebesar 1 persen. Sedang pelanggan industri dan pemerintah dibawah satu persen.

Namun, berdasarkan komposisi penjualan, maka pelanggan bisnis menyumbang 32% pendapatan PT PLN Batam. Demikian pula pelanggan industri juga menyumbang 32%. Berikutnya pelanggan ruah tangga sebesar 29%, pelanggan multiguna sebesar 3%, pelanggan sosial sebesar 2% dan pelanggan pemerintah juga 2%.
 
Berbagai peningkatan pelayanan juga terus dilakukan. Kedekatan lokasi Batam dengan Singapura, membuat tuntutan layanan listrik juga tergolong tinggi. Seperti melakukan program pelayanan keluhan pelanggan ditangani kurang dari 30 menit dan pemeliharaan preventif untuk menekan gangguan serta Beberapa peralatan kelistrikan untuk rumah tangga yang digunakan menggunakan standar internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×