kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga kapas naik 2,7% menjadi US$ 1,54 per pon


Selasa, 21 Desember 2010 / 07:45 WIB


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

NEW YORK. Harga kapas melompat hingga batas yang diperbolehkan ICE Futures AS. Peningkatan harga kapas terjadi karena spekulasi bahwa permintaan kapas akan meningkat lantaran perekonomian AS membaik.

19 komoditas seperti kapas, bensin dan gas alam di Thomson Reuters atau Jefferies CRB Index mencapai harga tertingginya dalam dua tahun.

"Tampaknya semua orang ingin memiliki komoditas. Naiknya harga komoditas seperti kapas terjadi karena kombinasi antara orang mencoba-coba menjalankan bisnis dan berspekulasi," kata Joe Kroft&Sid Love Consulting Service LLC di Overland Park, Kansas.

Harga kapas untuk pengiriman Maret naik 2,7% mencapai US$ 1,54 per pon pukul 14:43 pada waktu setempat. Harga jual kapas naik dua kali lipat tahun ini, dengan harga tinggi tersebut mampu mencetak keuntungan terbesar sejak 1973.

Harga kapas diperkirakan akan naik tiga atau empat sen lagi. Produksi kapas di India, akan berkurang setelah hujan menghambat panen di beberapa daerah.

"Pabrik tekstil dan pedagang yang menggunakan pasar komditas untuk lindung nilai membeli kapas pada kontrak Maret untuk spekulasi, sehingga harga kapas naik," kata Chris Kramedjian konsultan manajemen risiko do FCStone Fibers& Textiles di Nashville, Tennessee.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×