kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Diminta Kaji Harga BBM


Jumat, 25 Februari 2022 / 15:15 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Diminta Kaji Harga BBM
ILUSTRASI. Warga mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan mereka di SPBU Pertamina, Kuningan, Jakarta, Jumat (14/1/2022). Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Diminta Kaji Harga BBM.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

Fahmy menambahkan, jika kemudian harga tetap ditahan maka beban kerugian Pertamina akan diganti Pemerintah dalam bentuk dana kompensasi. Strategi ini dinilai bakal memberatkan APBN.

Untuk itu, Fahmy mengusulkan agar pemerintah mengkaji harga BBM.

Ada tiga opsi yang diusulkan yakni menaikkan harga Pertamax sesuai harga pasar, menghapus Premium yang menjadi produk subsidi tertinggi serta tidak menaikkan harga Pertalite namun mengalihkan subsidi Premium ke Pertalite.

Baca Juga: Mengukur Efek Perang Rusia-Ukraina Terhadap Sektor Energi Indonesia

"Kenaikan harga Pertalite akan punya dampak domino menaikkan inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat. Pasalnya, konsumsi Pertalite mencapai 63%," kata Fahmy.

Fahmy menambahkan, pemerintah perlu melakukan penyesuaian ICP secara proporsional yang disesuaikan dengan perkembangan harga minyak dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×