kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.823   -5,00   -0,03%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Diminta Kaji Harga BBM


Jumat, 25 Februari 2022 / 15:15 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Diminta Kaji Harga BBM
ILUSTRASI. Warga mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan mereka di SPBU Pertamina, Kuningan, Jakarta, Jumat (14/1/2022). Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Diminta Kaji Harga BBM.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga minyak dunia sebagai imbas konflik Rusia-Ukraina berpotensi mempengaruhi harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pengamat Ekonomi Energi UGM Fahmy Radhi mengungkapkan, meroketnya harga minyak dunia mencapai US$ 105 per barel tidak menguntungkan Indonesia yang tergolong negara net importer.

"Bahkan harga minyak itu justru merugikan dan memperberat beban APBN," ujar Fahmy dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Jumat (25/2).

Baca Juga: Perluas Sanksi ke Rusia, Jepang Kini Targetkan Lembaga Keuangan

Sebelumnya, Kementerian ESDM memperkirakan tren kenaikan harga akan semakin meningkat setelah konflik terbaru Rusia dan Ukraina hari ini.

"Hari ini sebagaimana diketahui, konflik Rusia dan Ukraina, dan terjadi di tengah pandemi Covid, semakin membuat tren harga minyak yang sudah meningkat, akan semakin meningkat, " ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Jumat (25/2).

Fahmy mengungkapkan, Pemerintah tidak cukup hanya memantau perkembangan, tetapi harus mengantisipasi dan membuat proyeksi harga minyak yang menjadi dasar dalam mengambil keputusan terkait harga BBM di dalam negeri.

Baca Juga: Serang Ukraina, Jepang Perluas Sanksi Ekonomi Terhadap Rusia

"Kalau harga BBM tidak dinaikkan,  Pertamina harus menjual BBM di bawah harga keekonomian, yang berpotensi menanggung beban kerugian," jelas Fahmy.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×