kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.516   16,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Pertamina Dex Melonjak, Gaikindo: Bisa Berdampak ke Penjualan Mobil Diesel


Kamis, 07 Mei 2026 / 13:45 WIB
Harga Pertamina Dex Melonjak, Gaikindo: Bisa Berdampak ke Penjualan Mobil Diesel
ILUSTRASI. Gaikindo menyatakan, kenaikan harga BBM Pertamina Dex dan Dexlite akan berpengaruh pada penjualan mobil yang menggunakan bahan bakar diesel. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina Dex hingga Dexlite naik signifikan. Kenaikan tersebut dilakukan untuk melakukan penyesuaian harga sebagian produk BBM.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan, kenaikan harga BBM Pertamina Dex dan Dexlite akan berpengaruh pada penjualan mobil yang menggunakan bahan bakar diesel.

Ketua Umum Gaikindo, Jongkie D Sugiarto menjelaskan bahwa reaksi dari para konsumen pengguna mobil diesel dipastikan ada. Pasalnya, mereka harus mengisi bensin Solar non-subsidi.

Baca Juga: Laba Bersih Samudera (SMDR) Turun 35% pada Kuartal I-2026, Ini Penyebabnya

"Sesaat pasti ada reaksi dari konsumen pemakai mobil diesel yang harus isi solar non subsidi, tetapi kita tunggu beberapa bulan ke depan saja," ujar Jongkie kepada Kontan, Kamis (7/5/2026).

Jongkie menyebutkan bahwa tren penjualan mobil berbahan bakar diesel tersebut juga akan mengalami penurunan. Namun, Gaikindo belum bisa menjelaskan secara rinci soal berapa persen penurunan penjualan mobil diesel nantinya.

"Bisa juga konsumen beralih ke mobil-mobil listrik yang biaya operasinya lebih ringan," kata Jongkie.

Jongkie menilai bahwa para konsumen juga masih mempertimbangkan terkait dengan keinginan mengganti kendaraan mobil diesel ke mobil berbahan bakar listrik.

"Tergantung kebutuhannya, jenis dan tipe apa. Karena di Indonesia mobil double cabin belum ada yang listrik," ungkap dia.

Baca Juga: PLN: 116.537 Pelanggan Manfaatkan Program Diskon Tambah Daya Listrik 50%

Berikut daftar harga BBM ritel non-subsidi melalui Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Pertamina per 4 Mei 2026:

  • Pertamax Turbo (RON 98): dari Rp. 19.400 per liter menjadi Rp. 19.900 per liter.
  • Dexlite (CN 51): dari Rp. 23.600 per liter menjadi Rp. 26.000 per liter.
  • Pertamina Dex (CN 53): dari Rp. 23.900 per liter menjadi Rp. 27.900 per liter.
  • Pertamax (RON 92): Rp. 12.300 per liter (tetap).
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp. 12.900 per liter (tetap).

Di dalam implementasi penentuan harga, Pertamina Patra Niaga mempertimbangkan berbagai faktor lain. Termasuk kondisi sosial ekonomi, serta kebutuhan menjaga situasi yang kondusif di tengah dinamika yang saat ini berkembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×