kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.194   -12,00   -0,07%
  • IDX 7.622   -12,42   -0,16%
  • KOMPAS100 1.055   0,61   0,06%
  • LQ45 758   -0,67   -0,09%
  • ISSI 276   -0,55   -0,20%
  • IDX30 403   -0,28   -0,07%
  • IDXHIDIV20 491   0,40   0,08%
  • IDX80 118   0,03   0,03%
  • IDXV30 139   -0,90   -0,65%
  • IDXQ30 130   0,14   0,11%

Harga BP Ultimate Diesel Naik Jadi Rp 25.560 per Liter, Begini Kata Manajemen BP-AKR


Senin, 20 April 2026 / 10:35 WIB
Harga BP Ultimate Diesel Naik Jadi Rp 25.560 per Liter, Begini Kata Manajemen BP-AKR
ILUSTRASI. BBM Non Subsidi (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Operator Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) BP-AKR turut menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kenaikan harga dilakukan secara terbatas hanya pada produk BP Ultimate Diesel.

Merujuk keterangan yang disampaikan pada akun instagram resmi BP Indonesia (@bp_idn), produk BP Ultimate Diesel saat ini dibanderol dengan harga Rp 25.560 per liter. Harga BP Ultimate Diesel naik sebesar Rp 10.940 per liter dibandingkan harga sebelumnya, yakni Rp 14.620 per liter.

Sedangkan harga produk BBM dengan Research Octane Number (RON) 92 atau BP 92 bertahan di Rp 12.390 per liter. Begitu juga dengan BP Ultimate (RON 95) yang tetap di harga Rp 12.930 per liter.

Manajemen BP-AKR mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan penyesuaian harga bahan bakar secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Antara lain fluktuasi harga minyak dunia, kondisi pasar, serta ketentuan yang berlaku di sektor energi.

Baca Juga: SPBU BP-AKR Ikuti Regulasi Harga BBM, Antisipasi Fluktuasi Minyak Dunia

Penyesuaian ini merupakan bagian dari mekanisme industri untuk menjaga keberlanjutan layanan energi kepada masyarakat dapat tetap berjalan baik. "BP-AKR berkomitmen untuk mengelola operasional secara efisien serta menjaga kesinambungan layanan jaringan SPBU bp bagi para pelanggan," kata Manajemen BP-AKR kepada Kontan.co.id, Senin (20/4/2026).

Kenaikan Harga BBM Non Subsidi

Seperti diketahui, perusahaan plat merah, PT Pertamina (Persero) telah menaikkan harga tiga produk BBM non subsidi per 18 April 2026. Pertamina melakukan penyesuaian harga terhadap Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

Harga ketiga produk BBM non subsidi tersebut naik cukup signifikan. Sebagai gambaran dengan mengacu pada wilayah Provinsi DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo naik dari sebelumnya Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter.

Harga Dexlite melonjak dari Rp 14.200 ke Rp 23.600 per liter. Sedangkan harga Pertamina Dex melejit dari Rp 14.500 menjadi Rp 23.900 per liter.

Sementara itu, harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan. Harga Pertamax masih dibanderol sebesar Rp 12.300 per liter, dan Pertamax Green 95 bertahan di harga Rp 12.900 per liter.

Baca Juga: BP-AKR Ajukan Kuota Impor BBM 2026, Pemerintah Kaji Alokasi SPBU Swasta

Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron mengatakan, penyesuaian harga BBM non-subsidi ini mengacu pada Keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Beleid ini mengatur tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran JBU jenis bensin dan minyak solar.

Baron menyatakan bahwa penyesuaian harga BBM non subsidi ini mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk dinamika harga minyak dunia serta kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat. Pertamina pun terus memantau harga komoditas minyak dunia yang masih bergerak volatil di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

"Keputusan penyesuaian harga hanya berlaku pada Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Sedangkan harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Pertamina tetap memonitor dinamika harga minyak dunia dan berkoodinasi intensif dengan Pemerintah untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional," kata Baron saat dihubungi oleh Kontan.co.id, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga: BP AKR Ungkap Alasan Tahan Harga BBM di Tengah Melonjaknya Harga Minyak Dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Tag


TERBARU

[X]
×