CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

HD Capital fokus pada bisnis energi terbarukan


Senin, 06 November 2017 / 17:45 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT HD Capital Tbk telah sepakat untuk melakukan penerbitan saham baru atau rights issue yang ditargetkan selesai pada Desember 2017. Kesepakatan tersebut tercapai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung Senin (6/11). Perusahaan ini pun akan fokus pada bisnis energi terbarukan.

Perusahaan berkode saham HADE di Bursa Efek Indonesia itu sudah punya perusahaan pengisian gas LPG yang diakuisis pada pertengahan tahun lalu. Nah di situ kami punya prospek yang cukup besar di bidang energi terbarukan," ujar Piter Rasiman, Direktur Utama HD Capital usai RUPS di Jakarta, Senin (6/11).

Sekadar mengingatkan, HD Capital baru saja mengakuisisi PT Panca Sinergi Perkasa (PSP), perusahaan di bidang tenaga terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH). Perusahaan ini memiliki memiliki 18 anak perusahaan. Tujuh di antaranya sudah memiliki kontrak dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN). "PLN akan membeli listrik yang kami hasilkan," imbuhnya.

Mengutip keterbukaan informasi, tujuan usaha PSP yang sudah Power Purchase Agreement (PPA) adalah Kanzy 1 di Pasuruan, Jawa Timur, Alani di Banggai Sulawesi Tengah, Biak di Banggai Sulawesi Tengah, Karya Nyata di Muara Enim Sumatra Selatan, Babatan di Muara Enim Sumatra Selatan, Rabi Jonggor di Pasaman Sumatra Selatan, dan Semendo di Muara Enim Sumatra Selatan. Ketujuh prospek usaha tersebut hingga kini masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan selesai secara bertahap.

"Untuk pembukuan Kanzy 1 itu tahun 2019 dan Semendo pada tahun 2020. Tetapi secara biaya, belanja modal sudah masuk tahun ini. Karena tahun ini sudah konstruksi dan butuh waktu pembangunan sekitar 20 - 23 bulan," ungkap Pieter. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×